Sidrap – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), dibunuh secara tragis gegara penyangga lombok.
IRT tersebut bernama Jumaisa berusia 45 tahun, Warga Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap.
Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kebun nilam miliknya pada Selasa siang (14/10/2025).
Informasi yang dihimpun Beritasulsel jaringan Beritasatu.com, peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh anak korban, Arlan, yang cemas karena ibunya tak kunjung pulang dari kebun.
Saat menyusul, ia menemukan ibunya sudah tergeletak bersimbah darah dengan luka parah di kepala dan tubuh.
Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, kepada wartawan, membenarkan hal itu. Ia mengatakan bahwa pelaku yang diketahui bernama Rustan, telah ia amankan.
“Pelakunya sudah kita amankan. Pelaku ditangkap di rumahnya pada Rabu dini hari tadi,” ucap Fantry, sesaat lalu.
Menurut dia, pelaku tersinggung setelah ditegur korban karena menginjak penyangga tanaman lombok di kebun korban.
Teguran spontan itu memicu emosi pelaku hingga tega menghabisi nyawa Jumaisa menggunakan parang.
“Motifnya murni karena tersinggung. Korban hanya menegur karena pelaku menginjak penyangga tanaman lombok, tapi pelaku tidak terima,” jelas Fantry.
Jasad korban sebelumnya telah dievakuasi ke Puskesmas Barukku untuk visum, sebelum diserahkan ke pihak keluarga di Desa Compong guna dimakamkan. (IRT di Sidrap dibunuh/***)
