Dua Program Inovasi Pemkab Sinjai Masuk 10 Besar Gafi

- Redaksi

Sabtu, 21 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritasulsel.com – Dua inovasi program unggulan Pemkab Sinjai yakni, “Laki Keren dari Desa dan Pelangi Warga”, membawa Sinjai sebagai finalis 10 besar Governor Awards for Innovation (Gafi) Tahun 2019. Wakil Bupati Sinjai, Hj Andi Kartini Ottong memaparkan program tersebut dihadapan 7 orang panelis di Hotel Grand Asia, Makassar. Jumat, 20/09/2019.

Para panelis yang berasal dari akademisi, profesional dan praktisi masing-masing yaitu Dr. Jayadi Nas, Prof. Syamsu Alam, Dr. Akbar, Prof. Hery Thahir, Prof. Sangkala, Dr. Suharman dan Asmi Citra Marlina, Ph.D berasal dari Universitas Hasanuddin Makassar.

Wakil Bupati A. Kartini Ottong didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sinjai, Drs Akmal dan Kepala Seksi pemanfaatan data, Fahri memaparkan Laki Keren dari Desa dan Pelangi Warga selama 30 menit. Sesi I dimulai dari latar belakang dicetuskannya program tersebut yaitu pelayanan keliling sambangi warga. Program tersebut merupakan pelayanan oleh petugas Dinas Dukcapil ke setiap rumah warga yang belum memiliki KTP dan Kartu Keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara Laki Keren dari Desa urgensinya mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien dan sistematis yang hasilnya di rasakan langsung oleh masyarakat.

“Tujuannya untuk meningkatkan kinerja Pemkab Sinjai dan optimalisasi percepatan pelayanan akta kelahiran bagi penduduk dengan cara mengunjungi penduduk dari desa ke desa,” tutur A. Kartini.

Pada sesi ke II yakni sesi tanya jawab yang berlangsung selama 20 menit, salah seorang panelis, Dr Jayadi Nas mempertanyakan kecepatan kedatangan petugas Dukcapil ke rumah warga apakah upaya itu bisa terkoneksi langsung dengan Dirjen Kependudukan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.

Menanggapi pertanyaan tersebut Wakil Bupati Sinjai, A Kartini Ottong meyakinkan bahwa data perekaman yang dilakukan oleh petugas di desa dipastikan terkoneksi langsung ke pusat.

“Artinya data yang direkam di rumah penduduk bisa dicetak apabila jaringan mendukung. Ke depan infrastruktur jaringan akan lebih ditingkatkan,” jelas A. Kartini.

Sementara itu panelis lainnya, Dr Suharman hanya memberi saran agar kedua inovasi tersebut sebaiknya melalui smartphone. Yaitu dengan mengintegrasikan seluruh aplikasi yang dimiliki Pemkab Sinjai.

Menanggapi saran tersebut, A. Kartini mengaku akan terus mengembangkan kedua program inovasi sehingga bisa benar-benar memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kependudukan dan pencatatan sipil. (Sambar)

Berita Terkait

Mengabadikan Ramadhan: Gema Spirit Takwa dari Lapangan UMPAR
Banjir Tokoh di Halalbihalal IKA Unhas, Amran Sulaiman Serukan Alumni Tak Boleh Jalan Sendiri-sendiri
Andi Amar Apresiasi Program 130 Hari Kerja Presiden Prabowo
Ziarah Kubur, Tradisi Warga Buntulamba Setiap Tahun
Wali Kota Parepare Hadiri Buka Puasa Bersama di Lagota Cafe & Resto
Mengatasi Stigma HIV/AIDS Melalui Pemberitaan yang Bertanggung Jawab
Andi Amar Dorong Pengusaha Muda HIPMI Sulsel Dukung dan Majukan Ekonomi Daerah
HIPMI Sulsel Gelar RBPL, Andi Amar Ma’ruf: Ini Langkah Awal Tentukan Program Terbaik untuk Kemajuan HIPMI

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 12:30

Mengabadikan Ramadhan: Gema Spirit Takwa dari Lapangan UMPAR

Kamis, 3 April 2025 - 21:22

Banjir Tokoh di Halalbihalal IKA Unhas, Amran Sulaiman Serukan Alumni Tak Boleh Jalan Sendiri-sendiri

Selasa, 1 April 2025 - 15:04

Andi Amar Apresiasi Program 130 Hari Kerja Presiden Prabowo

Selasa, 1 April 2025 - 13:12

Ziarah Kubur, Tradisi Warga Buntulamba Setiap Tahun

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:46

Wali Kota Parepare Hadiri Buka Puasa Bersama di Lagota Cafe & Resto

Berita Terbaru