Dharma Pertiwi Daerah G Gelar Rapid Test Massal Gratis dan Bagikan Sembako

oleh -

Beritasulsel.com – Dharma Pertiwi Daerah G menggelar Rapid test massal dan membagikan sembako untuk warga kurang mampu di Makodim 1408/BS Makassar, Jalan Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Kamis (21/5).

Ketua Dharma Pertiwi Daerah G, Arinta Andi  Sumangerukka menjelaskan gelaran ini merupakan agenda serentak nasional, setiap wilayah mendapatkan jatah 250 paket rapid test dari Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto, dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona.

“Uji rapid test ini menyasar pekerja harian, kaum dhuafa, dan lanjut usia yang diikuti 250 warga dari beberapa wilayah di Kota Makassar. Ini khusus bagi mereka yang dianggap rentan terpapar karena aktivitasnya,” kata Arinta di sela-sela kegiatan.

BACA JUGA :   HUT ke-676, Pemkab Sidrap Gelar Lomba Nyanyi Antar SKPD

Hasil rapid test tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk ditindaklanjuti, guna mencegah penularan virus yang mematikan ini agar tidak meluas.

Selain, rapid test massal, para peserta dibagikan sembako secara cuma-cuma  oleh Dharma Pertiwi Daerah G.

“Peserta rapid test juga diberikan bantuan vitamin dan sembako sebagai wujud pananggulangan dampak Covid-19,” terang Istri Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjend TNI Andi Sumangerukka ini.

BACA JUGA :   Cegah Covid-19, Suprianto Pantau Pengecekan Kesehatan di Pelabuhan Timampu

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, Kolonel Ckm dr. Soni Endro Cahyo W mengatakan  rapid test ini merupakan upaya screning untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran Covid-19. Dari uji 250 sampel darah warga, ada tujuh yang dinyatakan reaktif.

Warga yang dinyatakan reaktif  tersebut akan dilakukan tindakan lanjutan, berupa isolasi, baik secara mandiri atau terpusat pada tempat yang telah disiapkan oleh pemerintah, yakni di hotel Swissbell, Almadera, Harper dan Dalton

“Data warga yang reaktif itu sudah  dibawa oleh Babinsanya, sehingga akan dilakukan koordinasi lanjutan dengan pihak kesehatan. Kita akan pantau jika mau isolasi mandiri, namun jika tidak akan diarahkan ke tempat isolasi daerah,” bebernya.

BACA JUGA :   Fachriandi Kunjungi Beberapa Posko Terpadu Covid-19 di Sinjai Barat

dr. Soni yang juga Kakesdam XIV/Hasanuddin menambahkan untuk tujuh warga yang reaktif juga akan dilakukan tes swab. Jika ada positif akan dilakukan tracking dengan pihak keluarganya.

“Kita tes swab dahulu, jika positif kita tracking dia kontak dengan siapa? Reaktif rapid tes belum pasti positif Covid-19,” pungkas perwira menengah TNI ini. (Sambar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *