Beritasulsel.com – Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadiri kegiatan debat pemilihan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS di SMAN 1 Bantaeng. Kamis (25 September 2025).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu proses miniatur demokrasi di sekolah yang diharapkan dapat melatih siswa sejak dini untuk memahami pentingnya berdemokrasi dengan baik

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Bawaslu Bantaeng, Nur Wahni saat memberikan sambutan mengingatkan para siswa agar menggunakan hak pilih secara mandiri tanpa intervensi dari pihak manapun.

Komisioner Bawaslu Bantaeng itu juga mengatakan bahwa pemilihan Ketua OSIS harus berlangsung rahasia untuk menghindari konflik serta adil dengan memastikan setiap pemilih hanya memilih satu kali.

“Sejak dini, adik-adik harus berani menentukan pilihannya sendiri tanpa intervensi siapapun. Pemilihan juga harus berlangsung rahasia, adil, dan tanpa politik uang agar menjadi teladan demokrasi yang sehat,” kata Nur Wahni.

“Menjaga pilihan berarti menjaga harga diri bangsa, sehingga pemilihan Ketua OSIS tidak boleh diwarnai praktik yang merusak nilai demokrasi,” tegasnya.

Nur Wahni menyampaikan harapannya agar pemilihan Ketua OSIS serentak ini dapat menjadi contoh dini demokrasi yang damai, sehat, dan tetap menjaga nilai kekeluargaan.

Ia menutup sambutan dengan pesan bahwa pengawasan pemilihan bukan hanya menjadi tugas Bawaslu, tetapi juga tanggung jawab bersama agar proses pemilihan berjalan sesuai aturan.

“Pengawasan pemilihan bukan hanya tugas Bawaslu, tapi tanggung jawab kita semua. Harapannya, setelah pemilihan selesai, suasana persaudaraan dan kebersamaan tetap terjaga,” pungkasnya.(***)