Berjuang dengan Keterbatasan, Persipare U-15 Harus Tersingkir di Perempat Final Soeratin Cup

- Redaksi

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritasulsel.com – Perjuangan keras tim Persipare U-15 di ajang Soeratin Cup berakhir di babak delapan besar setelah kalah melalui adu penalti melawan QDR FC Makassar. Kekalahan ini terasa pahit bagi tim yang dikenal dengan julukan Laskar Habibie, terutama karena perjuangan mereka dilakukan dengan persiapan terbatas, terutama dari segi anggaran.

Hamdani, pelatih Persipare U-15, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat tiba di Parepare dan bertemu dengan Ketua KONI Parepare, Fadly Agus Mante. Menurut Hamdani, motivasinya mengikuti Soeratin Cup berawal dari melihat bakat dan potensi pemain-pemain muda dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Habibie Soccer Junior Parepare (HSJP).

Namun, tingginya biaya pendaftaran menjadi kendala utama. Menggunakan nama SSB-nya membutuhkan biaya Rp 15 juta, sehingga Hamdani memutuskan mendaftarkan tim sebagai Persipare U-15 dengan biaya Rp 3 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ada ambisi untuk tim ini. Ketika bertemu dengan pihak Askot, katanya tidak ada anggaran, jadi kami terpaksa berjalan sendiri. Anak-anak naik DAMRI ke Makassar, bermodal nekat, dan berhasil lolos hingga putaran kedua,” ungkap Hamdani.

Selama di Makassar, Hamdani harus memutar otak untuk mencukupi kebutuhan pemainnya. Anak-anak hanya diberi makan sekali sehari dengan nasi kuning seharga Rp 5 ribu, sementara makan malam mereka harus dibiayai sendiri.

Meski begitu, semangat anak-anak tetap membara hingga akhirnya tersingkir dalam adu penalti. “Saya salut dengan motivasi mereka yang mau mati-matian di lapangan demi mengharumkan nama Parepare,” tambahnya.

Ketua KONI Parepare, Fadly Agus Mante, yang akrab disapa Awink, merasa terkejut dengan kisah perjuangan tim Persipare U-15. Dia mengakui bahwa kejadian ini menjadi tamparan bagi KONI dan berjanji akan melakukan evaluasi terhadap Askot PSSI Parepare.

“Anggaran PSSI sebenarnya masih ada Rp 300 juta. Namun, dana tersebut tidak bisa dikeluarkan karena ada aturan penyaluran dana hibah yang memerlukan beberapa persyaratan, termasuk SK Cabor Definitif,” jelas Awink.

Ia juga menyinggung tentang posisi Plt. di Askot PSSI yang menurutnya kurang efektif dalam mengurus kebutuhan tim, sehingga tanggungan biaya seringkali jatuh pada orang tua atlet.

Awink menyatakan bahwa terlantarnya tim Persipare U-15 akan menjadi catatan penting bagi KONI untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap Askot PSSI Parepare. “Kami akan mengevaluasi secara besar-besaran. Kami berharap reformasi di persepakbolaan Parepare dapat segera terjadi,” katanya.

Awink berharap kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa urusan seperti Soeratin Cup tetap menjadi tanggung jawab KONI melalui Askot PSSI, bukan hanya melalui instrumen Plt.

Awink juga mendorong para atlet untuk tetap semangat dan meningkatkan prestasi mereka. Ia menyebutkan bahwa Stadion Gelora BJ Habibie yang berstandar internasional dapat menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk terus berlatih dan meraih prestasi lebih tinggi.

“Kami akan meminta kembali format pembinaan sepak bola Parepare seperti apa. Sepak bola itu harus berkelanjutan, dan sarana sepak bola kita sudah memadai,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Awink mengumumkan bahwa KONI Parepare akan segera bertemu Asprov PSSI Sulsel untuk menyampaikan aspirasi berupa petisi percepatan kongres PSSI di Parepare. Petisi ini telah didukung oleh 18 tim sepak bola dan 3 SSB.

“Kami akan membawa aspirasi ini langsung ke Asprov Sulsel. Semoga langkah ini membawa perubahan positif bagi persepakbolaan Parepare,” tutup Awink. (*)

Berita Terkait

Anggota DPRD Parepare Masuki Masa Reses
Retreat di Akmil Magelang, Tasming Hamid Dalami Makna Kepemimpinan Berbasis Pelayanan
Sehari Pasca Dilantik, Wali Kota Parepare Terima Penghargaan Nasional
Resmi Dilantik Presiden, Tasming Hamid–Hermanto Siap Wujudkan Parepare Terbaik, Sejahtera dan Maju
Dampak Efisiensi Anggaran, DAK Tidak Kucur Hingga Perayaan HUT Kota Digelar Sederhana
RSUD Andi Makkasau Parepare Ucapkan Selamat Hari Persatuan Farmasi Indonesia
Peringati HUT Kota Parepare ke-65, Direktur RSUD Andi Makkasau Pimpin Jajaran Gelar Kerja Bakti
Kadisporapar Parepare Buka Kejuaraan Catur Tingkat Provinsi 2025, Harap Lahir Atlet Level Nasional dan Internasional

Berita Terkait

Jumat, 21 Februari 2025 - 19:49

Anggota DPRD Parepare Masuki Masa Reses

Jumat, 21 Februari 2025 - 19:41

Retreat di Akmil Magelang, Tasming Hamid Dalami Makna Kepemimpinan Berbasis Pelayanan

Jumat, 21 Februari 2025 - 14:12

Sehari Pasca Dilantik, Wali Kota Parepare Terima Penghargaan Nasional

Kamis, 20 Februari 2025 - 16:44

Resmi Dilantik Presiden, Tasming Hamid–Hermanto Siap Wujudkan Parepare Terbaik, Sejahtera dan Maju

Selasa, 18 Februari 2025 - 06:27

Dampak Efisiensi Anggaran, DAK Tidak Kucur Hingga Perayaan HUT Kota Digelar Sederhana

Berita Terbaru

Pemkot Parepare

Anggota DPRD Parepare Masuki Masa Reses

Jumat, 21 Feb 2025 - 19:49