Beritasulsel.com – Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Parepare kembali menuai sorotan warga. Di tengah upaya pembangunan yang terus digalakkan pemerintah daerah, persoalan kebersihan justru dinilai belum tertangani secara optimal.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah tumpukan sampah di Jalan Penghubung Ambo Mati–Tegal–BTN Nanggala, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung. Lokasi tersebut merupakan akses vital masyarakat, namun kini berubah menjadi tempat pembuangan sampah liar yang menimbulkan keresahan.

Warga sekitar mengeluhkan kondisi tersebut karena harus menghadapi bau tidak sedap setiap hari. Mereka juga menilai perhatian pemerintah terhadap persoalan lingkungan belum sebanding dengan dampak yang dirasakan masyarakat.

Seorang warga yang kerap melintas di lokasi itu menyebut, pelaku pembuangan sampah diduga bukan berasal dari lingkungan setempat.

Ia enduga, menumpuknya sampah dipicu oleh hilangnya dua kontainer sampah yang sebelumnya tersedia di sekitar jembatan Tegal dan jalur tembus Kodim.
“Kontainer itu sudah tidak ada. Sejak itu, warga dari luar mulai membuang sampah sembarangan di sini,” ucapnya. Selasa, 24/3/2026.

Kondisi ini dinilai sebagai peringatan bagi Pemerintah Kota Parepare untuk segera mengambil langkah konkret. Warga berharap pemerintah dapat mengembalikan fasilitas kontainer sampah di lokasi semula atau menyediakan sistem pengangkutan sampah yang terjadwal.

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya penindakan tegas terhadap pelaku pembuangan sampah liar guna menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

“Jangan sampai masalah sampah ini menjadi cerminan buruknya pengelolaan kota,” tandasnya. (*)