Pinrang – Warga Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, digemparkan kasus penipuan calon pengantin pakai cadar.

Seorang pria berinisial R batal menikah setelah mengetahui calon istrinya yang ia ketahui bernama Musdalifah, ternyata seorang laki-laki.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (12/8/2025). R mengenal Musdalifah sekitar enam bulan lalu melalui media sosial (medsos).

Pelaku mengaku berasal dari Bau-Bau, Sulawesi Tenggara (Sultra), dan selalu mengenakan pakaian muslimah syar’i pakai cadar setiap kali berkomunikasi via video call dengan korban R.

Kecurigaan keluarga R memuncak saat prosesi akad nikah akan digelar.

Ketika Musdalifah diminta menunjukkan KTP dan wali nikahnya, Musdalifah mengaku anak yatim piatu dan tidak memiliki identitas.

Warga yang mulai geram dan curiga dengan gerak gerik Musdalifah, langsung berusaha membuka cadar yang dikenakan dan saat itulah terungkap bahwa Musdalifah adalah seorang pria bernama Simpatri, warga Lingkungan Bonelalo, Desa Sukanayo, Kecamatan Kokalukuna, Kota Bau-Bau, Sultra.

Keluarga menduga korban R berada di bawah pengaruh hipnotis, karena selama berhubungan dengan Musdalifah, R kerap mengirim uang dan menuruti semua permintaan pelaku.

Simpatri kini diamankan polisi untuk penyelidikan motif, modus, dan kemungkinan adanya korban lain.

Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara yang dikonfirmasi Beritasulsel.com jaringan Beritasatu.com membenarkan hal itu.

“Benar pak (ada pria diamankan karena mengaku sebagai wanita dan terungkap saat hendak akad nikah), tapi (motif dan kronologi) masih pendalaman,” ucap AKBP Edy Rabu (13/8) sesaat lalu.

Peristiwa ini kini viral di berbagai plaform media sosial baik di facebook, instagram, mau pun di tiktok. ***