SIDRAP – Warga BTN Pucue, Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di Posyandu Asoka 4 pada Sabtu pqgi (1/11/2025).

Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi masih lengkap dengan ari-ari di dalam sebuah kardus.

Kapolsek Watang Pulu, IPTU Jamaluddin, membenarkan hal itu. Ia mengatakan bahwa bayi itu pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat yang sedang berolahraga pagi.

“Dua warga sedang jogging mendengar tangisan bayi di sekitar Posyandu Asoka 4 BTN Pucue. Mereka kemudian mencari menyusuri sumber suara akhirnya menemukan bayi itu di dalam kardus beralas sarung dibungkus jilbab dengan ari-ari masih menempel. Kardus itu tertutup seng bekas,” jelas Jamaluddin, kepada Beritasulsel.com jaringan Beritasatu.com.

Dua saksi yang menemukan bayi itu masing-masing bernama Labuare (68), purnawirawan TNI, dan Usman (71), pensiunan, keduanya warga BTN Pucue.

Setelah melapor ke Polsek Watang Pulu, polisi bersama bidan kelurahan atas nama Fitriani langsung turun mengevakuasi bayi itu ke Puskesmas Lawawoi.

Berdasarkan pemeriksaan bidan Salasiah dan Ida Damayanti, bayi yang berjenis kelamin laki-laki itu beratnya 3.300 gram, panjang 49 cm, lingkar kepala 35 cm, dan lingkar dada 37 cm.

Kondisinya dilaporkan dalam keadaan sehat dan kini dirawat di kamar bersalin Puskesmas Lawawoi.

“Kami sedang melakukan penyelidikan, berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Sidrap, serta melaksanakan olah TKP bersama tim Inafis Polres Sidrap,” tambah Jamaluddin.

Saat ini, polisi masih menyelidiki siapa orang tua yang tega meninggalkan bayi tersebut.

Sementara bayi mungil itu kini berada dalam pengawasan Dinas Sosial Sidrap untuk mendapatkan perlindungan lebih lanjut. (***)