Seorang Warga ber KTP Jakarta Tertahan di Parepare, Swab Test Positif

oleh -

Beritasulsel.com – Pria berinisial N, usia 32 tahun, ber KTP Jakarta tertahan di Parepare, setelah hasil swab test di RSUD Andi Makkasau, menyatakan dia positif Covid-19.

Hal ini dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, Dr Hj Halwatiah. Selasa, 26/5/2020.

“Ada tambahan positif 1 orang, tapi KTP Jakarta, jadi tidak masuk hitungan Parepare,” ungkap Halwatiah yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare.

N sebenarnya ingin kembali ke Jakarta, karena itu dia minta keterangan dokter di Parepare. Tapi ternyata hasil Swab test menyatakan dia positif Covid-19.

Istri N, warga Parepare. Dan selama di Parepare, N tinggal di wilayah Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang.

BACA JUGA :   Tim Penilai Lomba Kelurahan Parepare Adakan Penilaian Terhadap 4 Kelurahan

“Sekarang aturan pesawat boleh naik pesawat tapi harus punya keterangan dokter. Makanya N minta keterangan dokter di RSUD Andi Makkasau, tapi karena positif sehingga dia batal kembali ke Jakarta. Kami curigai dia masih kluster ABK di Parepare,” terang Halwatiah.

Saat ini N sudah dirawat di ruang isolasi khusus Covid-19 RSUD Andi Makkasau.

Karena dikategorikan warga luar, data kasus positif Covid-19 di Parepare per Selasa, 26 Mei 2020, tetap 35 orang.

Halwatiah mengemukakan, dari 35 orang yang positif itu, 16 masih dirawat di RSUD Andi Makkasau, dan 2 di RS Sumantri. Sementara yang sembuh 17 orang.

BACA JUGA :   Persit Kodim 1405/Mlts Inisiatif Jahit Masker Buat Jajaran dan Warga Sekitar

Selain itu, ada 13 orang KTP luar daerah yang dirawat di Parepare. Selain satu orang KTP Jakarta, ada satu lagi yang positif ber-KTP Pinrang.

Warga ber-KTP Polman, satu orang status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Warga Pinrang, tiga orang PDP. Dan warga Barru, enam PDP, satu Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Pasien Dalam Pengawasan orang Parepare sudah tidak ada yang dirawat di RSUD Andi Makkasau. Hanya dua orang PDP yang dirawat di RS Sumantri. Sementara 55 orang PDP sudah pulang dan sehat,” papar Halwatiah.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada delapan orang dipantau, dan 101 selesai dipantau. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) masih ada 60 yang dipantau, dan 1100 selesai dipantau.

BACA JUGA :   Warga Pinggiran Kota Makassar Terima Bantuan Bebek dari Wagub Sulsel

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Parepare yang juga Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe meminta masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan standar WHO demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami harap masyarakat tetap disiplin mengikuti anjuran pemerintah, patuhi protokol kesehatan, jaga jarak, physical distancing, gunakan masker. Mari saling bekerjasama demi mempercepat berakhirnya pandemi ini, supaya kita kembali pada kehidupan normal,” harap Taufan Pawe. (RIS/BSS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *