Beritasulsel.com – Mario Bakti Group menggelar jumpa pers bersama sejumlah jurnalis di Parepare, Ahad (22/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Mario Bakti Group dalam rangka memperingati satu dekade perusahaan itu berdiri.
CEO Mario Bakti Group, Kalsum Kadir, menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut momentum 10 tahun perusahaan menjadi ajang refleksi sekaligus komitmen untuk memperkuat kontribusi kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada rekan-rekan jurnalis yang telah meluangkan waktunya. Malam ini menjadi bagian dari peringatan satu dekade Mario Bakti Group,” ujar Kalsum.
Dalam kesempatan itu, Kalsum mengungkapkan sejumlah program sosial yang telah dan akan dijalankan perusahaan. Salah satunya pembagian 1.000 paket sembako kepada masyarakat. Selain itu, Mario Bakti Group juga menyiapkan program bedah rumah yang direncanakan mulai dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri.
Menurut Kalsum, program bedah rumah semula direncanakan sebelum Lebaran. Namun, pelaksanaannya ditunda karena mempertimbangkan waktu yang berdekatan dengan bulan Ramadan.
“Awalnya kami ingin melaksanakan sebelum Lebaran, tetapi waktunya cukup mepet. Kami tidak ingin membongkar rumah warga saat sudah memasuki Ramadan. Karena itu diputuskan pelaksanaannya setelah Lebaran,” jelasnya.
Sebanyak 10 unit rumah akan direnovasi dan tersebar di beberapa titik di Kota Parepare, masing-masing satu unit di Soreang, dua unit di Ujung, satu unit di Bacukiki Barat, dan enam unit di Bacukiki. Pengerjaan dijadwalkan dimulai setelah Idulfitri.
Kalsum menegaskan, Mario Bakti Group tidak hanya ingin dikenal sebagai perusahaan pengembang, tetapi juga sebagai entitas bisnis yang memiliki kepedulian sosial dan memberi dampak langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin Mario Bakti Group dikenal bukan hanya sebagai pengembang, tetapi juga perusahaan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Dampaknya harus kembali ke masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, program bedah rumah diharapkan dapat membantu pemerintah Kota Parepare, khususnya dalam menjangkau warga yang belum terakomodasi dalam program serupa.
“Jika ada yang belum ter-cover oleh pemerintah untuk program bedah rumah, insyaallah Mario Bakti akan membantu. Kami berharap ini bisa menjadi program tahunan,” ujarnya.
Selain bedah rumah dan pembagian sembako, perusahaan tersebut juga memiliki sejumlah program rutin tahunan, seperti kegiatan rekreasi bagi karyawan serta pemberangkatan umrah dan haji. Ke depan, manajemen berharap seluruh program sosial itu dapat terus berlanjut dan berkembang sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap masyarakat. (*)

