Beritasulsel.com — Warga di sekitar gerai Indomaret Jenderal A. Yani KM 3, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan berusia 27 tahun yang ditemukan meninggal di kamar kosnya, Rabu (10/12/2025) malam.

Korban, yang diketahui berasal dari Kabupaten Bone dan bekerja di salah satu usaha bidang teknik di Kota Parepare, ditemukan oleh rekannya. Kejadian tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar dan membuat lokasi kos dipadati petugas kepolisian.

Kapolsek Ujung, AKP Muh. Nur Parape, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan laporan awal diterima dari rekan korban yang merasa curiga karena tidak mendapat respons saat menghubungi korban.

“Informasi awal dari temannya. Setelah laporan masuk, anggota menuju lokasi untuk pengecekan. Saat pintu kamar dibuka, korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa,” ujar AKP Nur Parape.

Unit Inafis dan Resmob Polres Parepare kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kondisi serta mencari kemungkinan adanya unsur lain yang terkait.

“Pemeriksaan oleh unit identifikasi sudah dilakukan, dan jenazah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan,” tambahnya.

Sejumlah rekan kerja mengaku tidak melihat perubahan sikap mencolok dari korban. Mereka menyebut korban dikenal bekerja seperti biasa dan tidak pernah mengeluhkan masalah pribadi.

Namun salah satu rekan menyebut korban sempat mengirim pesan bernada kelelahan di grup kerja pada pagi hari sebelum ditemukan meninggal. Pesan tersebut menjadi perhatian rekan-rekannya setelah kejadian.

Rekan korban juga mengatakan bahwa korban kerap melakukan komunikasi melalui telepon dengan seseorang, namun mereka tidak mengetahui siapa yang dihubungi.

Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab kematian korban dengan memeriksa komunikasi terakhir korban, keterangan para saksi, serta lingkungan tempat tinggalnya.

Jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk proses visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, suasana duka masih menyelimuti kawasan kos dan warga sekitar yang terkejut atas peristiwa tersebut. (*)