Andi Baso Amir Ditangkap Bersama 3 Sachet Diduga Berisi Sabu

- Redaksi

Senin, 21 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Polisi Andi Baso Amir usai diamankan

Oknum Polisi Andi Baso Amir usai diamankan

Makassar Sulsel – Andi Baso Amir akhirnya ditangkap. Pria berusia 47 tahun tersebut adalah oknum Polisi yang berdinas di Polrestabes Makassar jajaran Polda Sulsel.

Dia ditangkap karena diduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Penangkapan oknum polisi tersebut berlangsung di depan Mapolres Bulukumba pada hari Jumat (18/09/20).

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan kepada wartawan membenarkan penangkapan oknum Polisi berpangkat Brigadir Polisi (Brigpol) tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hermawan menyebut bahwa penangkapan terhadap oknum tersebut bermula dari informasi masyarakat yang ia terima bahwa Andi Baso Amir kerap menyalahgunakan narkoba jenis sabu.

Personel akhirnya bergerak dan mencegat mobil yang dikendarai Andi Baso saat melaju di jalan poros Sinjai – Bulukumba, Jumat sore.

“Penangkapan berlangsung dramatis. Karena saat hendak diamankan, Andi Baso melakukan perlawanan mencabut badik yang terselip dipinggangnya, namun hal itu dapat diatasi,” ungkap Hermawan, Minggu (19/08).

Setelah diamankan, Andi Baso dibawa ke rumahnya di Caile, Kelurahan Ujung Bulu, Bulukumba, untuk dilakukan penggeledahan dan ditemukanlah tiga sachet yang diduga berisi sabu.

Selain itu, polisi juga menemukan Airsoft Gun, sebilah badik, sumbu pembakar dan kaca pirex. Penggeledahan tersebut kata Hermawan, disaksikan langsung oleh istri tersangka Andi Baso.

Hermawan juga membenarkan bahwa Andi Baso Amir adalah personel Polrestabes Makassar namun kata dia, Andi Baso telah disersi sejak dua tahun lalu karena dua tahun tidak pernah berkantor dan menunggu proses pemecatannya.

“Dia (Andi Baso Amir) personel Polrestabes Makassar tapi disersi dua tahun lalu, sejak tahun 2018,” jelas Hermawan menandaskan. (hs/bss)

Berita Terkait

Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa
4 Orang Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pantai Seruni, Diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng
Professor Topo Santoso: Penegakan Hukum dan Sistem Peradilan di Indonesia, Jaksa adalah Master Of The Case
Pria Paruh Baya di Selayar Aniaya Mantan Istri, KEJATI SULSEL Selesaikan Lewat Keadilan Restoratif
Junior Tersinggung Akibat Ditampar Senior saat Ikut Basic Training HMI, KAJATI SULSEL Selesaikan Perkara dengan Keadilan Restoratif
Kasus Pencurian Kantong Plastik di Pasar Sentral Pekkae Barru, Diselesaikan KEJATI SULSEL Lewat Keadilan Restoratif
Kejaksaan Negeri Bantaeng, Satria Abdi SH MH: “Penetapan Status Tersangka Korupsi di Dinas Pertanian dan Peternakan”
Fraksi PKB DPRD Bantaeng Soroti Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Serta BPKD, Muhammad Asri Bakri: Jangan Berikan Janji Palsu!

Berita Terkait

Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:19

Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa

Sabtu, 22 Februari 2025 - 16:34

4 Orang Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pantai Seruni, Diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng

Jumat, 21 Februari 2025 - 12:51

Professor Topo Santoso: Penegakan Hukum dan Sistem Peradilan di Indonesia, Jaksa adalah Master Of The Case

Selasa, 18 Februari 2025 - 22:12

Pria Paruh Baya di Selayar Aniaya Mantan Istri, KEJATI SULSEL Selesaikan Lewat Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Februari 2025 - 21:53

Junior Tersinggung Akibat Ditampar Senior saat Ikut Basic Training HMI, KAJATI SULSEL Selesaikan Perkara dengan Keadilan Restoratif

Berita Terbaru