Beritasulsel.com – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di SD Negeri 55 Parepare, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan sejumlah warga. Pasalnya, menu yang diberikan kepada siswa dinilai kurang variatif dan memunculkan pertanyaan mengenai kecukupan gizinya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu MBG yang diterima para siswa terdiri dari satu butir telur masak, satu potong roti, satu bungkus kecil abon, serta tiga biji kurma.
Program MBG sendiri merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah sekaligus mendukung tumbuh kembang serta konsentrasi belajar siswa.
Namun, beberapa warga mempertanyakan apakah menu tersebut sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
“Kalau hanya telur, roti, sedikit abon dan tiga kurma, apakah itu sudah cukup untuk anak-anak agar bisa tumbuh sehat dan pintar?” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, program yang bertujuan meningkatkan gizi anak seharusnya menghadirkan menu yang lebih lengkap dan seimbang, seperti sayur dan buah, agar kebutuhan nutrisi siswa dapat terpenuhi dengan baik.
Selain itu, warga juga berharap adanya evaluasi terhadap menu yang diberikan dalam program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa. (*)



