Beritasulsel.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Gelombang 114 kembali menghadirkan program pengabdian masyarakat yang menyentuh isu kesehatan remaja, khususnya anemia dan stunting. Bertempat di Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, program bertajuk “Darah Sehat, Anak Hebat” sukses dilaksanakan pada Rabu, 30 Juli 2025, dengan sasaran utama remaja putri.

Program ini merupakan inisiatif dari St. Annaurah Mustagfirah, mahasiswa KKN yang melihat pentingnya edukasi dan kesadaran dini dalam mencegah anemia sebagai salah satu faktor risiko stunting generasi mendatang. Didampingi kader posyandu, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi guna menjangkau langsung para remaja.

‎Dalam program ini, mahasiswa memberikan sosialisasi interaktif mengenai manfaat konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), cara konsumsinya yang tepat, serta meluruskan stigma-stigma keliru yang masih banyak beredar di kalangan remaja terkait TTD ini.

Tidak hanya itu, edukasi juga menekankan hubungan erat antara anemia pada remaja putri dengan risiko stunting pada anak di masa depan, menjadikan program ini sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam mencetak generasi sehat dan berkualitas.

“Kami ingin membuka pemahaman bahwa kesehatan anak dimulai dari kesehatan ibunya. Remaja yang anemia berisiko melahirkan anak yang juga kekurangan gizi. Tablet Tambah Darah bukan sekadar suplemen, tapi bentuk perlindungan masa depan. Mungkin mengonsumsi tablet tambah darah kelihatan sepele, tapi langkah kecil itu dapat menjadi fondasi yang kuat untuk generasi mendatang,” jelas mahasiswa penanggung jawab program kerja ini.

Sebanyak kurang lebih 10 remaja putri menerima manfaat langsung dari program ini, termasuk edukasi, pembagian flyer/selebaran seputar TTD, serta contoh tablet tambah darah yang telah tersedia di fasilitas kesehatan terdekat. Masyarakat menunjukkan respons positif terhadap kegiatan ini dan berharap sosialisasi seperti ini dilakukan secara berkala.

“Setelah dijelaskan, saya jadi paham bagaimana cara dan dosis yang tepat mengonsumsi tablet tambah darah untuk remaja,” ujar salah satu ibu yang turut meramaikan kegiatan sosialisasi ini.

Program ini mendapat dukungan dari pihak kesehatan dan masyarakat setempat yang berharap bahwa pendekatan edukatif ini bisa menjadi pemicu kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Dosen Pembimbing KKN (DPK) Kelurahan Kampung Pisang, Dr. Eng. Ir. Purwanto, ST., MT., turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan program ini yang menurutnya sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat yang menyentuh hingga level atau tingkatan paling dasar.

Dengan semangat “Darah Sehat, Anak Hebat”, mahasiswa KKN UNHAS menegaskan komitmen mereka dalam berkontribusi langsung pada upaya pencegahan stunting melalui pendekatan yang menyentuh akar masalah dan menyasar kelompok strategis, yaitu remaja putri sebagai calon ibu masa depan. (*)