Jual Sabu ke Polisi, Dua Pria ini Diringkus Bersama Puluhan Gram Barang Bukti

oleh -
Kedua pelaku sesaat setelah diamankan.

Beritasulsel.com – Satuan Narkoba Polres Luwu kembali mengamankan dua orang pria diduga pengedar dan bandar barang haram narkoba jenis sabu sabu, Jumat (15/11/2019).

Kedua pria tersebut, Kata Kasat Narkoba Polres Luwu, AKP Awaluddin, masing masing berinisial WA alias Awi (37), warga Dusun Tobbalo Desa Tobbalo Kecamatan Ponrang Selatan, Luwu. YA alias Asis (43), warga Dusun Botto Tangnga, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.

BACA JUGA :   4 Lagi Pelaku Narkoba Diringkus, 1 Pelaku Diduga Bandar

Penangkapan itu, kata Awaluddin, berkat teknik undercover buy. Dimana sebelumnya, anggota mendapat informasi bahwa ada seorang pria yang baru saja menjalani hukuman di Lapas, kini menjadi bandar narkoba lagi.

Berdasarkan informasi itu, anggota langsung menyamar dan memesan sabu kepada orang tersebut yakni WA alias Awi melalui telpon dan disepakati harga serta tempat transaksi di pinggir jalan di Desa Bakti.

“Dan pada saat Awi akan menyerahkan sabu tersebut kepada anggota yang menyamar, kami langsung melakukan penangkapan dan ditemukan BB (Barang Bukti) 2 sachet berisi sabu berat kotor 21,48 Gram,” ujar Awaluddin mengurai kronologi kejadian, Sabtu (16/11/2019).

BACA JUGA :   Cabuli Anak di Bawah Umur di WC Sekolah, AL Diringkus Polisi

Hasil interogasi, Awi mengaku mendapat barang haram tersebut dari seorang pria yakni YA alias Asis yang saat Awi ditangkap, YA alias Asis sedang berada di rumah Awi.

“Berdasarkan pengakuan Awi, kami bergerak lagi ke rumahnya dan mengamankan YA alias Asis bersama BB berupa satu unit HP Samsung warna putih, tempat rokok warna hitam yang dibungkus pakai selotip, barang tersebut diduga tempat Sabu,” sambung Awaluddin.

BACA JUGA :   Sering Lolos dari Intaian Petugas, Akhirnya 'Pengedar Sabu' ini Dicokok

Saat ini kedua pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Luwu untuk proses hukum lebih lanjut. (hs/bss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *