SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai mulai mematangkan arah pengembangan tata ruang daerah melalui rapat Forum Penataan Ruang (FPR) yang digelar di Kantor Bupati Sinjai pada hari Rabu (10/6/2026).
Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, itu diikuti oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur teknis yang tergabung dalam Forum Penataan Ruang Kabupaten Sinjai.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah rencana pengembangan kawasan perkotaan yang selaras dengan kebijakan pembangunan daerah dan program prioritas pemerintah pusat, termasuk target pembangunan 3 juta rumah secara nasional.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sinjai, Haris Achmad, mengatakan bahwa forum tersebut menjadi sarana koordinasi lintas sektor dalam penyelenggaraan penataan ruang di daerah.
Menurut dia, pelaksanaan forum itu merupakan bagian dari tindak lanjut ketentuan yang mengatur koordinasi penyelenggaraan penataan ruang antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
“Pembahasan hari ini difokuskan pada rencana pengembangan kawasan perkotaan sekaligus menyiapkan dukungan terhadap program strategis nasional di sektor perumahan,” ungkap Haris.
Dalam kesempatan itu, Sekda Sinjai menegaskan bahwa setiap rencana pembangunan harus disusun secara terukur dan mempertimbangkan berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat.
Ia menilai pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan dampak sosial serta keberlanjutan lingkungan.
Andi Jefrianto mengingatkan agar proyek-proyek pembangunan skala besar tetap mengacu pada dokumen tata ruang yang berlaku serta memperhatikan upaya mitigasi terhadap potensi risiko bencana dan persoalan lingkungan.
“Pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, aspek lingkungan, pengelolaan sampah, serta dampak jangka panjang terhadap wilayah perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.
Rapat berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari OPD teknis. Sejumlah rekomendasi turut disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan penataan ruang yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sinjai.
Pemerintah daerah berharap sinergi antarinstansi melalui Forum Penataan Ruang dapat menghasilkan perencanaan wilayah yang lebih terarah, sehingga pembangunan di Kabupaten Sinjai dapat berjalan seimbang antara kepentingan ekonomi, sosial, dan pelestarian lingkungan. (Andi Irwan/***)

