WAJO– Bantuan pangan beras oleh pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menargetkan 18,2 juta penerima manfaat beras gratis.

Adapun data penerima manfaat bersumber dari data Kementerian Sosial RI, yakni dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sementara itu, Perum Bulog Cabang Wajo untuk bantuan pangan beras telah terealisasi 100 persen. Total penerima manfaat di Kabupaten Wajo sebanyak 25.999 keluarga penerima bantuan beras gratis dari pemerintah.

Menurut Kepala Bulog Cabang Wajo, Firman Mando, program dari Badan Pangan Nasional ini bertujuan untuk menekan inflasi dan berfluktuasinya harga beras.

“Kami sampaikan progress bantuan pangan hingga Jumat kemarin, telah terealisasi 100 persen dengan total 25.999 keluarga penerima manfaat,” ujar Firman Mando, Senin 28 Juli 2025.

Adapun jumlah quantum beras sebanyak 519.980 kilogram, yang telah disalurkan di 14 kecamatan 190 desa kelurahan. Capaian ini terbilang cepat, dari sejumlah daerah kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan.

Meski sebelumnya di beberapa titik terkendala mengenai pendistribusian, karena akses mobil tidak bisa masuk ke lokasi. Seperti di Desa Balielo, Kec. Bola, namun dapat direalisasikan 100 sesuai target yang telah ditentukan.

“Mobil tidak bisa masuk. Jadi distribusi beras kita menggunakan motor untuk mengantar bantuan beras ke penerima manfaat,” ungkapnya.

Selain itu, pendistribusian dilakukan dengan pihak ketiga dengan melibatkan dan penunjukan transporter. Personil Bulog Wajo yang diturunkan dalam pendistribusian beras ini, sebanyak 23 orang yang dibagi dengan tiga tim.

“Program bantuan beras gratis ini, merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional
sementara Bulog sebagai penyedia dan penyalur,” tandasnya.

Firman Mando menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mengambil peran dalam pendistribusian, terutama Babinsa (TNI) yang mengawal prosesnya hingga berjalan aman dan lancar.(red)