Malaysia — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Hasanuddin (Unhas), Ahmad Farhan Tanatoa melaksanakan program kerja bertajuk SIGIZI SD (Sistem Informasi Gizi Anak Sekolah) di SD Kuala Langat, Selangor, Malaysia. 22-23 Juli 2026.
Ahmad mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 64 siswa sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya gizi seimbang serta pemantauan pertumbuhan sejak dini.
“Program SIGIZI SD dirancang sebagai bentuk edukasi kesehatan yang berfokus pada pengenalan gizi seimbang, pentingnya konsumsi makanan bergizi, serta penerapan kebiasaan makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pemenuhan gizi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan,
perkembangan, dan kesehatan anak usia sekolah,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, kata dia, bahwa kegiatan diawali dengan pengukuran berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) untuk mengetahui kondisi antropometri siswa sebagai bagian dari pemantauan pertumbuhan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan perhatian terhadap pertumbuhan anak dan pentingnya memantau status gizi secara berkala.
Selain pengukuran antropometri, mahasiswa KKN Internasional Unhas juga memberikan edukasi mengenai gizi seimbang kepada para siswa. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah agar mudah dipahami. Siswa diperkenalkan pada pentingnya memilih makanan bergizi, mengonsumsi buah dan sayur, serta membiasakan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Untuk menciptakan suasana belajar yang menarik dan interaktif, edukasi dikemas dengan pendekatan yang mendorong keterlibatan siswa dalam memahami materi. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai gizi seimbang, tetapi juga mampu mengenali penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” katanya.
Ahmad mengungkapkan bahwa program SIGIZI SD menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Internasional Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan anak-anak, khususnya di bidang gizi. Edukasi gizi sejak usia sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat, sedangkan pemantauan berat badan dan tinggi badan dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya memperhatikan pertumbuhan anak.
“Melalui program ini, mahasiswa KKN Internasional Unhas berharap 64 siswa yang berpartisipasi dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemantauan pertumbuhan,” ucapnya.
Dengan demikian, lanjutnya, SIGIZI SD diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan hidup sehat serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen mahasiswa KKN Internasional Universitas Hasanuddin untuk menghadirkan pengabdian masyarakat yang edukatif, aplikatif, dan bermanfaat bagi anak-anak, termasuk dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini. (*)


