Beritasulsel.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan laut serta manfaat mengonsumsi ikan sejak dini kepada siswa SD Negeri 21 Tangah-Tangah, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan program kerja individu Ahmad Fadly Al Gazali sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi lingkungan dan kesehatan bagi siswa sekolah dasar.

Dalam kegiatan itu, para siswa dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan laut, dampak sampah terhadap ekosistem pesisir, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk melestarikan lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selain edukasi lingkungan, mahasiswa KKN juga memperkenalkan manfaat mengonsumsi ikan sebagai sumber pangan bergizi. Siswa diberikan penjelasan mengenai kandungan protein dan omega-3 pada ikan yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan otak, dan menjaga kesehatan tubuh.

Ahmad Fadly Al Gazali mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan karena Kelurahan Bonto Sunggu merupakan wilayah pesisir yang kehidupan masyarakatnya sangat bergantung pada laut. Menurutnya, kesadaran menjaga kebersihan lingkungan laut perlu ditanamkan sejak usia dini agar kelestarian ekosistem tetap terjaga.

“Edukasi lingkungan dan kesehatan kepada anak-anak menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran sejak dini. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa SD Negeri 21 Tangah-Tangah dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan laut serta mengetahui manfaat mengonsumsi ikan bagi kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebiasaan sederhana yang dilakukan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa KKN mengajak siswa berbincang mengenai kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka, kebiasaan menjaga kebersihan, serta pengalaman mengonsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan tersebut, siswa didorong untuk lebih aktif menyampaikan pendapat sekaligus memahami keterkaitan antara kebersihan laut dengan keberlanjutan sumber daya perikanan yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat pesisir.

Program edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan laut sekaligus membiasakan pola makan sehat dengan mengonsumsi ikan. Dengan pengetahuan yang diperoleh, para siswa diharapkan mampu menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari dan turut berperan menjaga kelestarian lingkungan pesisir di Kelurahan Bonto Sunggu. (*)