BANTAENG – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi meluncurkan identitas baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. H. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng.

Agenda strategis yang menandai transformasi besar pelayanan kesehatan ini digelar di Aula Lantai 8 RSUD Prof. Anwar Makkatutu, pada hari Senin (29/6/2026).

Dalam peluncuran tersebut, Bupati didampingi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Prof. Anwar Makkatutu yaitu dr. Yusri Lisangan.

Perubahan identitas ini mencakup logo baru, penyegaran visi dan misi, peresmian Lagu Mars rumah sakit, hingga peluncuran tujuh inovasi pelayanan unggulan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen manajemen dalam menghadirkan sistem kesehatan yang mudah dijangkau, efektif, efisien, serta berorientasi penuh pada kepuasan pasien.

Adapun tujuh inovasi digital dan manajemen pelayanan yang resmi diperkenalkan ke publik meliputi:

1. DIKEPOIN (Data Informasi Kepegawaian Online Terintegrasi): Sistem digital mutakhir untuk pengelolaan data kepegawaian internal.

2. SATSET LAPOR (Sistem Aset Terdata dan Sinkronisasi Evaluasi Terlapor): Program penguatan tata kelola, pendataan, dan evaluasi aset rumah sakit.

3. WASIAT SEHAT (WhatsApp Channel Informasi dan Edukasi Kesehatan): Saluran komunikasi massal untuk penyebaran edukasi kesehatan langsung ke ponsel masyarakat.

4. LAPOR PAK DIR (Layanan Pelaporan Aspirasi dan Koordinasi untuk Direktur): Kanal khusus yang membuka ruang komunikasi langsung antara warga maupun internal pegawai dengan pimpinan tertinggi rumah sakit.

5. PESONA EMAS (Pengolahan Sampah Organik Menjadi Emas): Inovasi ramah lingkungan yang mengonversi limbah organik menjadi komoditas bernilai ekonomi.

6. PASTI SERASI (Pelayanan Administrasi dan Farmasi yang Akseleratif, Simple, dan Terintegrasi): Sistem pangkas birokrasi untuk mempercepat proses administrasi hingga waktu antrean pengambilan obat.

7. POLIINOVASI (Pusat Informasi Ide dan Literasi): Wadah pemikiran kreatif guna memupuk budaya inovasi di lingkungan kerja medis.

Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memberikan apresiasi tinggi atas lompatan performa yang ditunjukkan oleh manajemen rumah sakit.

Menurut Bupati yang akrab disapa Uji Fauzi ini, rumah sakit kebanggaan masyarakat Bantaeng tersebut menunjukkan progres kemajuan yang sangat signifikan.

“Suatu kesyukuran karena Alhamdulillah RSUD Prof. Anwar Makkatutu ini dari hari ke hari memperlihatkan progres yang sangat luar biasa. Terima kasih kepada dr. Sultan yang telah menanamkan pondasi yang kuat untuk rumah sakit ini, dan juga kepada Plt. Direktur RSUD, dr. Yusri Lisangan, yang terus memperlihatkan percepatan kemajuan,” ungkap Uji Fauzi dalam sambutannya.

Meski saat ini, kat dia, baru 7 inovasi yang resmi dioperasikan dari total 27 lini inovasi yang dipersiapkan, hal tersebut sudah menjadi bukti konkret keseriusan daerah dalam mendongkrak mutu layanan.

“Walaupun rumah sakit kita tidak sebesar rumah sakit yang lain, tetapi rumah sakit kita adalah rumah sakit favorit di wilayah selatan Sulawesi Selatan (Sulsel). Ini adalah potensi besar yang harus terus kita kembangkan,” tegasnya.

Menatap arah kebijakan ke depan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berkomitmen untuk terus menambah fasilitas medis spesifik.

Salah satu program prioritas yang kini tengah digodok secara matang adalah pengadaan layanan urologi, mengingat fasilitas penanganan saluran kemih tersebut belum tersedia di kawasan selatan provinsi.

“Kalau layanan ini bisa segera kita hadirkan, insyaallah akan menjadi layanan pertama dan satu-satunya di wilayah selatan Sulawesi Selatan. Ini tentu akan semakin memperkuat posisi RSUD Prof. Anwar Makkatutu sebagai rumah sakit rujukan dan pusat layanan kesehatan unggulan,” cetusnya memungkasi sambutan. (Ishak/red)