JAKARTA – Memasuki akhir pekan, harga emas Antam Logam Mulia terpantau melanjutkan tren koreksinya.
Setelah melandai tipis kemarin, hari ini emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tersebut kembali merosot cukup signifikan pada perdagangan pagi hari ini, Sabtu (23/5/2026).
Berdasarkan pembaruan data dari laman resmi Logam Mulia pada Sabtu pagi, harga dasar emas Antam hari ini turun sebesar Rp 15.000 per gram.
Dengan penurunan ini, pecahan ukuran 1 gram yang sebelumnya berada di level Rp 2.788.000, kini bisa didapatkan di angka Rp 2.773.000.
Bagi masyarakat maupun investor yang berencana memanfaatkan momen libur akhir pekan untuk bertransaksi di gerai resmi Butik Emas Logam Mulia, pastikan Anda memperhatikan regulasi PMK No. 48 Tahun 2023.
Aturan ini mewajibkan tambahan pajak PPh 22 sebesar 0,25 persen. Setelah ditambahkan komponen pajak, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram hari ini resmi dibanderol Rp 2.779.933.
Penurunan harga di hari Sabtu ini menjadi daya tarik luar biasa bagi para pelaku investasi ritel yang ingin melakukan akumulasi aset atau aksi beli (buy) di saat harga sedang mendingin.
Sebelum Anda beranjak menuju butik resmi, berikut adalah rincian lengkap daftar harga dasar emas Antam beserta harga setelah pajak hari ini:
| Berat (Gram) | Harga Dasar (Rp) | Harga + Pajak PPh 0,25% (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | 1.436.500 | 1.440.091 |
| 1 gr | 2.773.000 | 2.779.933 |
| 2 gr | 5.486.000 | 5.499.715 |
| 3 gr | 8.204.000 | 8.224.510 |
| 5 gr | 13.640.000 | 13.674.100 |
| 10 gr | 27.225.000 | 27.293.063 |
| 25 gr | 67.937.000 | 68.106.843 |
| 50 gr | 135.795.000 | 136.134.488 |
| 100 gr | 271.512.000 | 272.190.780 |
| 250 gr | 678.515.000 | 680.211.288 |
| 500 gr | 1.356.820.000 | 1.360.212.050 |
| 1000 gr | 2.713.600.000 | 2.720.384.000 |
Sebagai informasi tambahan bagi calon pembeli, nominal potongan pajak PPh 22 sebesar 0,25 persen di atas hanya berlaku bagi konsumen yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat bertransaksi di Butik Emas Logam Mulia.
Fluktuasi harian komoditas ini sangat dipengaruhi oleh pergerakan kurs rupiah serta dinamika bursa finansial global, sehingga harga dasar sewaktu-waktu dapat mengalami penyesuaian kembali pada pembukaan pasar berikutnya. (***)

