Selangor, Malaysia – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Internasional Gelombang 115 Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program edukasi budaya pangan bertajuk “Mapping the Flavors of Nusantara: An Introduction to Indonesia’s Food Diversity and Traditional Cuisine” di Sanggar Bimbingan (SB) Ampang, Selangor, Malaysia. 22/1/2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan oleh Insani Lathifah sebagai bagian dari program kerja individu KKN Internasional Universitas Hasanuddin.

Program ini hadir sebagai upaya untuk memperkenalkan kekayaan pangan tradisional Indonesia kepada anak-anak Indonesia di perantauan. Indonesia memiliki keberagaman sumber pangan dan kuliner tradisional yang dipengaruhi oleh kondisi geografis, budaya, serta hasil pertanian di setiap daerah. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenal berbagai varietas unggulan dari beberapa pulau di Indonesia beserta olahan pangan khas yang menjadi identitas daerah masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan menggunakan media presentasi interaktif berbasis Canva yang menampilkan peta Indonesia, komoditas pangan unggulan, serta makanan tradisional khas dari berbagai wilayah Nusantara. Peserta diperkenalkan pada ragam pangan seperti sagu dari Papua, rendang dari Sumatra Barat, gudeg dari Yogyakarta, hingga aneka olahan hasil laut khas Sulawesi.

Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh peserta didik usia sekolah dasar.

Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif “This or That” menggunakan media video. Melalui permainan tersebut, peserta diminta memilih serta mengenali berbagai makanan tradisional Indonesia berdasarkan tampilan visual yang ditunjukkan. Selain itu, peserta juga mengikuti permainan tebak gambar makanan khas daerah melalui video interaktif yang bertujuan melatih daya ingat sekaligus meningkatkan partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik SB Ampang yang menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pembelajaran. Anak-anak tampak aktif menjawab pertanyaan, menyebutkan makanan khas yang mereka ketahui, serta berbagi pengalaman mengenai makanan Indonesia yang pernah mereka coba bersama keluarga. Interaksi yang terjalin selama kegiatan membuat suasana belajar menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

Insani Lathifah selaku pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa pangan tradisional dapat menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada anak-anak. “Melalui makanan, anak-anak dapat belajar mengenal keberagaman daerah, budaya, dan kekayaan alam Indonesia dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan media visual dan permainan interaktif membantu peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan. “Anak-anak terlihat lebih tertarik ketika materi disampaikan melalui gambar, video, dan permainan sederhana. Mereka menjadi lebih aktif untuk bertanya dan berinteraksi selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.

Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai ragam pangan tradisional Indonesia dan asal daerahnya. Selain menambah wawasan budaya, kegiatan ini juga membantu membangun rasa bangga terhadap kekayaan kuliner Nusantara di kalangan anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri. Suasana pembelajaran yang interaktif turut mendorong peserta menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat serta berpartisipasi dalam diskusi kelompok.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin tidak hanya menghadirkan kegiatan edukatif, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian budaya Indonesia di lingkungan pendidikan nonformal. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan metode yang lebih kreatif dan inovatif sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas terhadap pengenalan budaya dan pangan tradisional Indonesia kepada generasi muda. (*)