Bulukumba – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilaporkan menjadi korban penyanderaan oleh perompak di Perairan Somalia.

Korban diketahui bernama Adi Faizal (27), warga Desa Bontobarua, Kecamatan Bontotiro.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Adi merupakan ABK kapal tanker Honour 25 yang berlayar dari Oman menuju Somalia pada 21 April 2026.

Saat memasuki perairan Somalia, kapal tersebut tiba-tiba disergap perompak bersenjata. Seluruh awak kapal, termasuk Adi Faizal, disandera.

Selain Adi, total terdapat 15 ABK lain dan satu nahkoda yang ikut menjadi korban dalam insiden tersebut. Nahkoda kapal diketahui bernama Ashadi Samadikun (33), warga Dusun Moncongloe, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Salah satu sumber terpercaya yang dikonfirmasi Beritasulsel.com jaringam Beritasatu.com di Bulukumba pada Minggu malam (25/4/2026) membenarkan kejadian tersebut.

Sumber menyebut bahwa pihaknya telah menerima informasi bahwa Adi Faizal termasuk dalam daftar kru yang disandera.

“Iya, kami dapat infonya Adi Faizal adalah ABK kapal tanker Honour 25 dan ikut menjadi sandera dalam peristiwa itu,” ujar sumber tersebut melalui pesan singkat, seraya mengirimkan daftar nama nama korban yang disandera.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pemerintah desa setempat belum memberikan tanggapan resmi.

Kepala Desa Bontobarua, H. Andi Kaharuddin, belum berhasil dikonfirmasi. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp belum mendapat balasan dan masih centang satu artinya pesan belum diterima.

Belum diketahui secara pasti kondisi para sandera maupun tuntutan dari kelompok perompak tersebut.

Kasus ABK disandera di Perairan Somalia tersrbut menambah daftar panjang aksi pembajakan di wilayah rawan itu, yang selama ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling berisiko di dunia. ***