SIDRAP – Mobil Toyota Innova Zenix Hybrid bantuan dari kementerian untuk menunjang pelayanan keluarga berencana (KB) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), menuai sorotan. Kendaraan yang diperuntukkan bagi masyarakat tersebut diketahui kini digunakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh.

Salah satu sumber menyebutkan bahwa mobil tersebut dipakai oleh Sekda Sidrap sejak tahun 2025. Bahkan, tulisan pada badan mobil yang menandakan sebagai kendaraan bantuan, disebut telah ditutup menggunakan stiker. “Mobil tersebut bantuan dari kementerian untuk masyarakat Sidrap. Ada tulisan di bodi mobil ‘Bantuan Keluarga Pasien KB’. Tapi sejak 2025 dipakai oleh Pak Sekda, tulisan ‘Bantuan’ pada badan mobil ditutupi stiker sehingga terlihat seperti mobil pribadi,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Rabu (25/3/2026).

Sumber tersebut juga menilai penggunaan kendaraan bantuan itu tidak lagi sesuai peruntukannya. Sementara itu, Andi Rahmat Saleh saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya menggunakan kendaraan tersebut. Ia mengaku telah mengonfirmasi hal itu ke Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Untuk operasional KB susah disesuaikan, mobilnya dipakai oleh Kepala Dinas KB, sumber dana DAK, pengadaannya sumber dana DAK. Yang salah kalau Pemda tidak memfasilitasi. Kami sudah fasilitasi mobil operasional KB. Diawal juga mobil (Innova Zenix Hybrid) tersebut digunakan oleh Kadis KB,” ucap Andi Rahmat kepada Beritasulsel.com jaringan Beritasatu.com.

“Sudah 2 tahun ini dipemeriksaan BPK selalu di cek fisik dan tidak dalam kondisi bersoal karena mobilnya ada ji. Dan mobil untuk operasional KB juga tetap ada. Kami justru juga konfirmasi ke Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas KB Provinsi Sulsel,” tambahnya.

Menurut Andi Rahmat, Pemerintah Daerah Sidrap telah mengganti mobil operasional KB dengan mobil jenis Daihatsu New Terios. Hal itu disesuaikan dengan mobil dinas pejabat eselon II.

“Untuk mobil operasional KB sudah disesuaikan. Mobil tersebut sekarang dipakai oleh kepala dinas KB. Mobil penggantinya adalah New Terios, disesuaikan dengan mobil eselon II kepala dinas lainnya. Intinya mobil operasional tersebut tetap ada untuk kepentingan pemerintah daerah dan operasional KB juga tetap berjalan,” tambahnya.

Saat ditanya mengapa tulisan pada mobil bantuan tersebut ditutup pakai stiker, Andi Rahmat tidak memberikan penjelasan rinci terkait hal itu. Ia hanya mengarahkan wartawan mengkonfirmasi hal tersebut ke bidang aset daerah.

“Mungkin lebih jelas dan tekhnis bisa (konfirmasi) di bidang aset supaya dia jelaskan lengkap di sana. Nanti di bidang aset yang jawab (soal tulisan ditutupi stiker),” pungkasnya.

Sampai berita ini naik tayang, Bidang Aset Pemda Sidrap belum berhasil dikonfirmasi begitu pun dengan Dinas KB Provinsi Sulawesi Selatan. ***