Beritasulsel.com — Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut sebagai menu “istimewa” di SD Negeri 9 Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menuai sorotan warga. Pasalnya, ratusan siswa dan guru harus menunggu hingga sore hari sebelum makanan tersebut dibagikan. Jumat, 13/3/2026.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, menu MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri dari dua bungkus mi instan Indomie, satu bungkus kecil kacang goreng, satu roti dan satu kue.

Menu tersebut sebelumnya diinformasikan sebagai menu istimewa, sehingga siswa dan guru menunggu pembagiannya sejak pagi hari. Namun hingga menjelang sore, makanan tersebut baru tiba di sekolah.

Sejumlah orang tua siswa mengaku heran dengan keterlambatan pembagian MBG tersebut. Mereka menilai distribusi makanan tidak dikelola dengan baik sehingga siswa harus menunggu cukup lama.

“Liat kodong MBG nya SD Negeri 9 Parepare. Ada Indomie dua bungkus,” ucap orang tua siswa yang tidak ingin namanya disebut.

“Anak-anak sudah menunggu dari pagi karena katanya hari ini menu istimewa. Tapi sampai sore baru dibagikan,” ujarnya.

Menurutnya, keterlambatan pembagian makanan membuat siswa kelelahan menunggu. Apalagi sebagian siswa sudah pulang sekolah lebih awal namun tetap diminta menunggu pembagian MBG.

Selain soal keterlambatan, menu yang dibagikan juga menjadi perbincangan warga. Beberapa orang tua mempertanyakan nilai gizi dari menu tersebut.

“Kalau disebut menu istimewa, tentu orang berharap lebih dari sekadar mi instan dan camilan,” kata warga lainnya.

Pihak sekolah disebut hanya menunggu distribusi makanan dari pihak penyedia MBG. Guru tidak memiliki kewenangan menentukan waktu maupun jenis menu yang diberikan kepada siswa. (*)