Beritasulsel.com – Seorang pria di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), nekat menebas pamannya menggunakan parang hingga tewas.
Pria tersebut atau pelaku bernama Syamsu berusia 40 tahun, sedangkan pamannya atau korban bernama Tonggo, berusia 49 tahun.
Pelaku menebas korban di Dusun Ajangpulu, Desa Lappae, Kecamatan Tellu Setingge, Kabupaten Bone, Sulsel, pada hari Minggu (3/12/2023) sekira pukul 11.25 WITA.
Saat itu, kata Paur Humas Polres Bone IPTU Rayendra, Syamsu ke sawahnya untuk mengembala sapi lalu bertemu dengan Tonggo saat dalam perjalanan tepatnya di Dusun Ajangpulu.
Keduanya lalu terlibat cekcok mulut. Karena tidak ada yang melerai, cekcok mulut itu berakhir dengan adu fisik menggunakan senjata tajam jenis parang.
Tonggo menebas kepala Syamsu menggunakan parang. Syamsu kemudian membalas menebas Tonggo hingga Tonggo terluka parah dan tewas.
“Tonggo terluka parah dan tewas di Tempat Kejadian Perkara atau TKP,” tutur Rayendra sesaat lalu.
Tonggo, kata Rayendra, mengalami luka terbuka pada pelipis kanan, luka terbuka pada kepala bagian belakang sebelah kanan, luka pada punggung belakang sebelah kiri.
Sedangkan pelaku atau Syamsu mengalami luka terbuka pada bagian kepala atas sebelah kiri dan dirawat di RS. Hafsah.
“Saat ini kasus ini dalam penanganan Satreskrim Polres Bone,” terang Rayendra.
Adapun motif pada insiden ini, lanjut dia, diduga karena masalah tanah warisan. Yang mana korban dan pelaku meski masih keluarga dekat, namun mereka sudah lama tidak saling sapa gegara harta tanah warisan.
“Antara korban (Tonggo) dan pelaku (Syamsu) sebelumnya mempunyai permasalahan yakni persoalan tanah hingga tidak menjalin hubungan baik,” katanya menandaskan.
