Beritasulsel.com – Pemerintah Kota Makassar membantah tuduhan bahwa program Makassar Creative Hub adalah hasil jiplakan. Menurut Pemkot Makassar, program ini adalah hasil kerja serius dan proses kolaboratif lintas sektor yang lahir dari kebutuhan nyata pemuda di kota ini.

Tuduhan yang menyebut program ini sebagai plagiat dianggap sebagai bentuk pengaburan fakta yang tidak hanya menyesatkan publik, tapi juga mencerminkan minimnya pemahaman terhadap substansi program pembangunan kepemudaan.

“Kritik yang membangun tentu kita hargai. Tapi asal bunyi tanpa data hanya akan menjadi bising yang tidak berguna. Bukan saatnya berebut panggung, tapi kita harus membangun ruang,” ujar Ketua Bidang Kebijakan Strategi KNPI Kota Makassar. Syahrullah Sanusi. Senin, 23/6/2025.

Ulla, sapaannya, mengungkapkan Makassar Creative Hub melibatkan komunitas, akademisi, pelaku industri kreatif, hingga organisasi kepemudaan yang aktif memberi kontribusi, bukan hanya komentar. Pemkot Makassar mengajak semua elemen untuk berhenti menjadikan kerja kepemudaan sebagai ajang saling serang dan duduk bersama untuk membangun kota.

“Jika benar peduli, mari duduk bersama, bukan berdiri di luar pagar sambil melempar batu,” ucap Ulla. “Makassar Creative Hub bukan milik segelintir orang. Ini rumah besar bagi ide dan inovasi anak muda. Jangan ganggu mereka hanya karena Anda tak paham apa yang sedang dibangun,” tambahnya. (*)