Beritasulsel.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memaparkan tujuh program kerja kepada perangkat Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Pemaparan program tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Bulurokeng, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 12.00 WITA. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan rangkaian program yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Program tersebut disusun selaras dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Antang.

Tujuh program yang dipaparkan meliputi pemilahan sampah, pembuatan eco-enzyme, pembuatan Teba, penyusunan buku panduan pembuatan eco-enzyme, pemetaan titik timbulan sampah dan sebaran tempat penampungan sementara (TPS), digitalisasi monitoring pemilahan sampah rumah tangga berbasis QR Code dan Google Workspace, serta pembuatan eco-brick.

Dari tujuh program tersebut, pemilahan sampah dan pembuatan eco-enzyme menjadi program kerja kelompok. Sementara lima program lainnya merupakan program kerja individu yang akan dijalankan oleh masing-masing mahasiswa.

Program-program tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya, sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengurangan sampah yang berakhir di TPA.

Lurah Bulurokeng, Muh. Mahar, S.STP., M.Sp., menyambut baik pelaksanaan rapat pemaparan program tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama antara mahasiswa KKN dan masyarakat selama masa pengabdian.

“Kami menyambut baik kehadiran Mahasiswa KKN Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin. Semoga seluruh program yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik, juga memberikan manfaat bagi masyarakat di Kelurahan Bulurokeng,” kata Muh. Mahar.

Sementara itu, Koordinator Posko Kelurahan Bulurokeng, Muh. Aryaputra Rafa, mengatakan keberhasilan pelaksanaan program KKN membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya pemerintah kelurahan dan masyarakat.

“Kami harap seluruh program kerja KKN Tematik Zero Waste dapat terlaksana dengan baik melalui dukungan perangkat kelurahan dan seluruh lapisan masyarakat Bulurokeng,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan tersebut menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menjalankan seluruh program sekaligus memberikan kontribusi terhadap upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

“Kami optimis dalam melaksanakan setiap kegiatan KKN serta besar harapan untuk mampu memberikan kontribusi besar dalam menyukseskan visi Pemerintah Kota Makassar,” katanya. (*)