Beritasulsel.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin yang ditempatkan di Desa Bonto Rannu Kabupaten Bantaeng Kecamatan Uluere melaksanakan seminar pemberdayaan UMKM bertajuk “Inovasi dan kreativitas UMKM: Membangun Ekonomi Berkelanjutan di Desa”. Kegiatan ini mengusung publikasi artikel sebagai media utama edukasi, dan diselenggarakan di Kantor Dalai Desa Bonto Rannu pada Selasa, 13 Januari 2026, pukul 13.00-16.00 WITA.

Putri Patricia Ngohal, mahasiswa Prodi Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin, yang menjadi salah satu pelaksana kegiatan tersebut menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan UMKM yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat desa secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, seminar ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan potensi lokal dan teknologi digital dalam pengembangan usaha serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.

“Saya ingin membuka mata masyrakat agar sadar akan peluang bisnis di desa ini,” ujar Cinde.

Selain itu, sosialisasi ini juga dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung UMKM di Desa Bonto Rannu.

“Saya berharap dengan berlangsungnya kegiatan ini produk UMKM dapat lebih berkembang lagi. Melalui seminar ini pelaku usaha juga dapat belajar bagaimana agar produk dapat di kenal dan bagaimana usaha dapat dinyatakan legal oleh negara,” ungkapnya.

Kegiatan ini, kata dia, menyasar masyarakat umum sebagai audiens utama, dengan harapan para peserta dapat menjadi lebih peduli dan aktif dalam meningkatkan peluang bisnis di desa. KKN Universitas Hasanuddin menggarisbawahi bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Inovasi dan Kreativitas UMKM: Membangun Ekonomi Berkelanjutan di Desa ini, lanjutnya, disusun sebagai bentuk upaya dalam memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengembangan UMKM bagi masyarakat desa.

Diharapkan melalui inovasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi, masyarakat mampu menciptakan usaha yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (*)