BONE – Pemerintah Kabupaten Bone menyalurkan santunan kepada keluarga dua warga Bone yang meninggal dunia akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Watampone, Jumat (8/5/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga korban bencana banjir.

Dua korban yang meninggal dunia akibat diterjang banjir diketahui bernama Muhammad Arsyah usia 6 tahun dan Naima, lansia berusia sekitar 100 tahun asal Kelurahan Bajoe.

Keduanya menjadi korban saat banjir merendam permukiman warga akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bone, Andi Tenriawaru mengatakan bahwa masing-masing keluarga korban menerima santunan sebesar Rp5 juta dari Pemerintah Kabupaten Bone.

“Ini bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada keluarga korban yang terdampak musibah banjir,” ujar Andi Tenriawaru kepada wartawan.

Santunan tersebut diserahkan langsung bersama Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie. Penyerahan pertama dilakukan di Kelurahan Panyula kepada keluarga almarhum Muhammad Arsyah.

Setelah itu, rombongan pemerintah daerah tersebut mendatangi rumah duka korban Naima di Lingkungan Rompe, Kelurahan Bajoe.

Selain menyerahkan bantuan, pihak pemerintah daerah juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bone, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini,” katanya.

Di tengah kondisi banjir yang masih merendam sejumlah wilayah di Watampone, Pemkab Bone juga bergerak melakukan penanganan darurat bagi warga terdampak.

Melalui Dinas Sosial, pemerintah mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan makanan bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan kesehatan dan pemulihan pascabanjir bagi warga yang membutuhkan.

Pemkab Bone mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan banjir susulan yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. (***)