KEPULAUAN SELAYAR – Dua tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, dilaporkan melarikan diri dari ruang tahanan Polres Kepulauan Selayar jajaran Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Peristiwa itu kini menjadi perhatian warga setelah informasi kaburnya kedua tahanan tersebut beredar luas di media sosial pada Jumat (15/5/2026).

Kedua tahanan yang kabur diketahui bernama Aldi Saputra (19) dan Wahyu (18). Keduanya merupakan warga Kabupaten Kepulauan Selayar dan sebelumnya diamankan dalam kasus dugaan curanmor.

Informasi mengenai kaburnya dua tersangka tersebut pertama kali ramai diperbincangkan setelah akun Facebook bernama Nur Caya mengunggah foto dan identitas keduanya di grup media sosial “Wajah Selayar”.

Dalam unggahan itu, masyarakat diminta ikut membantu memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan para tersangka.

“Mohon bantuan kepada masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan orang tersebut agar segera menginformasikan kepada pihak kepolisian terdekat,” tulis akun tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, kedua tersangka memiliki ciri-ciri badan kurus dengan tinggi sekitar 165 hingga 168 sentimeter dan berkulit sawo matang.

Foto keduanya juga telah tersebar di sejumlah platform media sosial guna mempermudah proses pencarian.

Kapolres Kepulauan Selayar, Didid Imawan, saat dikonfirmasi oleh awak media membenarkan adanya tahanan yang melarikan diri dari ruang tahanan Polres Selayar.

“Betul, saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap dua tersangka yang melarikan diri,” kata Didid.

Meski demikian, pihak kepolisian belum menjelaskan secara rinci kronologi kaburnya kedua tahanan tersebut, termasuk waktu pasti dan cara mereka meloloskan diri dari ruang tahanan.

Saat ini aparat kepolisian disebut masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para tersangka. Warga diminta tetap waspada dan segera melapor apabila melihat keberadaan kedua pelaku.

Kaburnya dua tahanan kasus curanmor ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama karena aksi pencurian kendaraan bermotor masih menjadi salah satu tindak kriminal yang meresahkan warga di wilayah Kepulauan Selayar. ***