Beritasulsel.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Parepare menggelar sosialisasi pengadaan dan digitalisasi transaksi keuangan pada kegiatan pengadaan gabah dan beras Musim Tanam (MT) II Tahun 2026 di Lagota Cafe & Resto, Kota Parepare, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para mitra pengadaan dari wilayah Parepare, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Pinrang. Selain itu, sosialisasi juga dihadiri Perkumpulan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (PERPADI) serta sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengadaan gabah dan beras di wilayah kerja Bulog.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman para mitra mengenai mekanisme transaksi keuangan berbasis digital dalam proses pengadaan gabah dan beras. Melalui sistem pembayaran non-tunai, transaksi diharapkan berlangsung lebih cepat, aman, transparan, dan efisien.
Branch Manager BNI Cabang Parepare, Andi Nuratika, bersama tim turut memperkenalkan berbagai layanan perbankan digital yang dapat dimanfaatkan mitra pengadaan untuk mempermudah proses pembayaran hasil panen. Menurutnya, digitalisasi transaksi merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi layanan keuangan sekaligus memperkuat ekosistem pengadaan pangan nasional.
“Selain membahas sistem pembayaran digital, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai mekanisme pengadaan gabah dan beras pada Musim Tanam II Tahun 2026, termasuk tata cara pelaksanaan pengadaan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga wadah diskusi untuk menyamakan persepsi, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi antara Bulog, BNI, PERPADI, dan seluruh mitra pengadaan.
Menurut Andi Nuratika, kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan diharapkan mampu mendukung kelancaran proses pengadaan gabah dan beras sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Sebagai mitra strategis Bulog, BNI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang mampu mendukung seluruh proses bisnis mitra, mulai dari pembayaran, pengelolaan keuangan, hingga solusi digital yang memberikan nilai tambah bagi usaha para mitra,” tutupnya. (*)

