Beritasulsel.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 Tematik Pemberdayaan Desa merampungkan seluruh program kerja selama melaksanakan pengabdian di Desa Bonto Tappalang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.
Capaian tersebut disampaikan dalam Seminar Hasil (Semhas) yang digelar di Desa Bonto Tappalang pada 11 Juli 2026. Kegiatan dihadiri sejumlah aparat Pemerintah Desa Bonto Tappalang dan masyarakat setempat.
Seminar Hasil menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memaparkan capaian sekaligus mengevaluasi pelaksanaan berbagai program yang telah dijalankan selama berada di desa tersebut.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Unhas Gelombang 116 Desa Bonto Tappalang, Wahyu Putra Anugrah, mengatakan seluruh program kerja yang telah direncanakan berhasil direalisasikan.
“Seluruh program kerja yang telah kami rencanakan sebelumnya telah berhasil kami laksanakan,” kata Wahyu, mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin.
Sejumlah program kerja individu yang direalisasikan mahasiswa meliputi pembuatan infografis waktu panen kopi Desa Bonto Tappalang, sosialisasi anti-bullying di SDN 77 Lalijangan, serta pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari limbah organik.
Mahasiswa juga membuat papan penanda dusun dan fasilitas umum, katalog produk Desa Bonto Tappalang melalui media sosial Instagram dan WhatsApp, serta sosialisasi pengenalan lembaga kepada masyarakat mengenai Ombudsman sebagai pengawas penyelenggaraan pelayanan publik.
Selain program individu, mahasiswa KKN turut merealisasikan program kerja unggulan berupa pembuatan tungku pembakaran sampah minim asap atau rocket stove.
Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi persoalan pengelolaan sampah sekaligus mendorong penerapan metode pembakaran yang menghasilkan lebih sedikit asap.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkoordinasi dengan pemerintah desa, masyarakat, dan sejumlah pihak terkait. Program yang dijalankan mencakup bidang pendidikan, lingkungan, pelayanan publik, penyediaan informasi, hingga pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
Melalui Seminar Hasil, mahasiswa juga menyampaikan manfaat dan hasil dari program yang telah dilaksanakan. Mereka berharap berbagai program tersebut tetap dapat dimanfaatkan masyarakat meski masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.
“Kami berharap seluruh program kerja yang telah kami laksanakan selama berada di Desa Bonto Tappalang dapat berguna dan memberikan manfaat bagi warga. Semoga apa yang telah kami kerjakan bersama dapat terus dimanfaatkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Bonto Tappalang,” ujar Wahyu.
Dengan pelaksanaan Seminar Hasil, rangkaian kegiatan KKN Unhas Gelombang 116 Tematik Pemberdayaan Desa di Desa Bonto Tappalang memasuki tahap akhir.
Mahasiswa berharap hubungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan pemerintah desa dan masyarakat dapat terus dipertahankan setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.
Seminar Hasil tersebut sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban mahasiswa terhadap program kerja yang telah dirancang dan dilaksanakan selama menjalankan pengabdian di Desa Bonto Tappalang. (*)


