Beritasulsel.com – Penanganan stunting menjadi perhatian utama dalam kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Lintas Sektor Pertama dan Konsultasi Publik Pelayanan Kesehatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Bulupoddo, Senin (2/3/2026).
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat, guna merumuskan langkah strategis dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut.
Sekretaris Daerah Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menegaskan bahwa stunting
merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan penanganan terpadu lintas sektor.
“Stunting tidak bisa ditangani secara parsial. Dibutuhkan sinergi semua pihak agar penanganannya lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala UPTD Puskesmas Bulupoddo, Intan Permata Sari,
menyebut lokakarya ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Seluruh unsur dilibatkan, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, tokoh masyarakat hingga tenaga kesehatan, agar sinergi tetap terjaga dalam mendukung program kesehatan,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Sinjai, Mappahakkang, yang
memberikan dukungan terhadap upaya kolaboratif dalam penanganan stunting.
Melalui forum ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret yang mampu menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kecamatan Bulupoddo secara berkelanjutan. (*)

