Beritasulsel.com – Di tengah kesibukannya sebagai pimpinan legislatif, Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Andi Jusman, justru
menampilkan sisi sederhana dalam menjalani ibadah Ramadan. Hal itu tercermin dari pilihan menu berbuka
dan sahur yang ia konsumsi sehari-hari.
Alih-alih memilih hidangan mewah, politisi Partai NasDem tersebut mengaku
lebih menikmati sajian tradisional yang akrab di tengah masyarakat. Saat
berbuka puasa, ia menjadikan pisang ijo sebagai takjil favoritnya.
Kuliner khas berbahan dasar pisang yang dibalut adonan tepung berwarna hijau dan
disajikan dengan kuah santan manis itu dinilai mampu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
“Rasanya manis dan menyegarkan, cocok untuk berbuka,” ungkapnya (MInggu
(2/3/2026).
Sementara itu, untuk sahur, Andi Jusman memilih menu yang tak kalah sederhana,
yakni ikan bakar dan ikan kering. Menurutnya, sajian tersebut memiliki cita rasa khas yang justru sulit tergantikan oleh menu lain yang lebih variatif.
“Tidak ada kalah enak ikan kering daripada menu makanan yang lain,” katanya.
Pilihan menu tersebut dinilai tidak sekadar soal selera, tetapi juga mencerminkan
kedekatan seorang pimpinan daerah dengan budaya kuliner lokal. Di bulan Ramadan,
kesederhanaan justru menjadi nilai yang terus dijaga, bahkan oleh seorang pejabat publik. (*)

