Beritasulsel.com – Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi ke-462 Kabupaten Sinjai tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Forum resmi yang digelar di DPRD itu dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat soliditas antara lembaga legislatif, eksekutif, dan elemen masyarakat.
Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman, menegaskan bahwa tema “Tumbuh Berdaya, Melaju Bersama” harus dimaknai sebagai komitmen kolektif, bukan sekadar rangkaian kata dalam peringatan hari jadi.
Menurutnya, usia 462 tahun mencerminkan kematangan daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan. Namun tantangan ke depan, kata dia, membutuhkan sinergi yang lebih kuat agar arah kebijakan tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat.
“Hari Jadi Sinjai harus menjadi momentum konsolidasi. Kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci agar pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam paripurna tersebut, para peserta mengenakan busana adat sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah dan identitas daerah. Namun, Andi Jusman menekankan bahwa simbol budaya harus dibarengi dengan kerja nyata dalam menjaga harmoni sosial dan stabilitas politik daerah.
Ia menilai, pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang kemampuan seluruh unsur daerah menjaga persatuan. Stabilitas dan kolaborasi lintas lembaga, lanjutnya, menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing Sinjai di tengah persaingan antar daerah.
Momentum HJS ke-462 ini diharapkan memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, sehingga kebijakan yang lahir dari DPRD dan pemerintah daerah benar-benar menjawab aspirasi publik.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dirawat, Sinjai ditargetkan tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga kokoh dalam tata kelola dan persatuan sosial. (*)

