Beritasulsel.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan warga. Kali ini, perhatian publik tertuju pada menu MBG yang dibagikan kepada siswa di SD Negeri 71 Parepare yang berlokasi di Jalan Wisata Jompie, Kecamatan Soreang.

Menu yang diterima siswa pada hari tersebut dinilai sangat sederhana. Berdasarkan pantauan, paket makanan hanya berisi satu iris kecil bolu, satu bungkus kecil kacang goreng, satu bungkus kecil kurma, serta satu bungkus kecil abon.

Sejumlah warga menilai komposisi menu tersebut jauh dari harapan sebagai program yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah. Selain porsi yang kecil, jenis makanan yang diberikan juga dianggap belum mencerminkan standar makanan bergizi yang seharusnya diterima siswa.

“Kalau dilihat dari menu yang diberikan, sangat minim baik dari sisi nilai gizi maupun harga. Padahal program ini bertujuan untuk menunjang asupan gizi anak-anak,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan program tersebut di sekolah-sekolah. Mereka juga meminta agar pihak penyedia makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas distribusi MBG dapat diperiksa secara menyeluruh.

Selain itu, warga meminta agar jika ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian dengan ketentuan program, maka pihak yang bertanggung jawab dapat ditindak tegas.

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak usia sekolah. Namun, warga berharap implementasinya di lapangan benar-benar sesuai dengan tujuan program, yakni menyediakan makanan yang layak, bergizi, dan cukup bagi para siswa. (*)