Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar praktik langsung pembuatan lilin anti nyamuk berbahan alami di Desa Ciro-Ciroe, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (17/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Posko KKN tersebut memanfaatkan bahan alami berupa sereh dan daun cengkeh yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Salah satu mahasiswa KKNT-115 Unhas di Sidrap, Musdalipa, mengatakan bahwa kedua bahan ini diketahui mengandung senyawa yang tidak disukai nyamuk, sehingga efektif digunakan sebagai pengusir nyamuk secara alami.

Pembuatan lilin anti nyamuk tersebut kata Musdalipa, dilakukan dengan cara yang sederhana dan dapat dipraktikkan oleh masyarakat.

“Lilin dilelehkan terlebih dahulu, kemudian dimasukkan batang sereh yang sudah digeprek dan daun cengkeh kering yang telah dihaluskan. Setelah disaring, campuran dipasang sumbu dan dituangkan ke dalam cetakan hingga mengeras,” ujar Musdalipa kepada Beritasulsel.com jaringan Beritasatu.com, Minggu (18/1/2026)

Melalui kegiatan ini, lanjut dia, mahasiswa KKNT-115 Unhas berharap masyarakat memperoleh alternatif produk ramah lingkungan serta pengetahuan tentang pemanfaatan bahan alami sebagai pengusir nyamuk.

Selain bermanfaat bagi kesehatan lingkungan, kata Musdalipa, praktik ini juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk usaha rumahan berbasis kearifan lokal. ***