Jeneponto – Seluruh pegawai RSUD Lanto dg Pasewang kabupaten Jeneponto mengganti seragam mereka dengan pakaian adat Makassar. Hal ini dilakukan guna memperingati Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke-162 tahun yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2025.

Penggunaan pakaian adat ini dilakukan menjelang puncak Hari jadi Kabupaten Jeneponto. Terlihat perubahan seragam ini menarik perhatian pengunjung rumah sakit yang merasakan suasana berbeda.
“Ini kita lakukan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Jeneponto ke-162, dimana seluruh petugas diwajibkan untuk menggunakan pakaian adat makassar untuk seluruh petugas rawat dan tempat pelayanan lainnya,” Kata dr. St Pasriany kepada media online Beritasulsel.com.
“Untuk di bagian pelayanan semua wajib menggunakan atau berpakaian adat. Jadi petugas sejak pagi tadi memakai pakaian adat, sedangkan di sore dan malamnya diganti pakain dinas,” ucapnya dr. St Pasriany.
Ia menambahkan bahwa dengan berpakaian adat ini menjaga dan melestarikan budaya leluhur Indonesia. Melibatkan budaya dan tradisi setempat dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Sebelumnya saya tidak sangka kalau melihat langsung mereka bersemangat berpenampilan adat dengan cantik dan gagahnya mereka,” Tambahnya dr. St Pasriany.
Ia juga menuturkan bahwa keunikan kita buat agar di mana tenaga kesehatan dan staf rumah sakit mengenakan pakaian adat sambil melayani pasien. Untuk meningkatkan semangat nasionalisme dalam memperingati Hari Jadi Jeneponto 162 memberikan suasana yang lebih menyenangkan bagi pasien.
“Untuk menumbuhkan semangat, bahwa kita mempunyai banyak berbagai keanekaragaman yang kita milik di rumah sakit,” Tuturnya dr. St Pasriany.
Diketahui tenaga kesehatan RSUD Lanto dg Pasewang yang berpakaian adat yakni petugas yang bekerja di ruangan IGD, Rawat Inap, Radiologi, ruang Medis, Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan (TP2RJ), Apotek hingga ruang pelayanan lainnya.
