Beritasulsel.com — Upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak terus dilakukan. Pada Selasa, 10 Februari 2026, tim petugas peternakan yang dipimpin oleh drh. Nurdin, S.KH., MP., selaku Pejabat Otoritas Veteriner (POV) Kota Parepare sekaligus Koordinator Tim Lapangan Satgas PMK, melaksanakan kegiatan vaksinasi PMK di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki.
drh. Nurdin nengatakan vaksinasi PMK merupakan salah satu langkah efektif untuk melindungi hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, dan babi dari penularan penyakit menular yang dapat berdampak besar pada produktivitas dan kesehatan ternak. Melalui vaksinasi, kata dia, hewan ternak diharapkan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik sehingga risiko penyebaran PMK dapat ditekan.
“Selain vaksinasi, tim di lapangan juga melakukan pemeriksaan kesehatan ternak serta Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) pada sapi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi ternak benar-benar layak menerima vaksin sekaligus memantau status reproduksi ternak milik peternak,” ucapnya.
Lebih lanjut, drh. Nurdin menjelaskan bahwa vaksinasi PMK dilakukan sesuai prosedur, yakni vaksinasi dasar sebanyak dua kali dengan jarak satu bulan, kemudian dilanjutkan dengan booster setiap enam bulan. Vaksinasi hanya diberikan kepada hewan ternak yang sehat dan berusia di atas tiga bulan.
Dalam kegiatan tersebut, ia mengimbau peternak untuk terus melaksanakan vaksinasi lanjutan sesuai jadwal, menjaga kebersihan kandang, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lalu lintas ternak. Peternak diminta segera melaporkan apabila menemukan gejala PMK pada hewan peliharaannya guna mencegah penularan lebih luas.
“Sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kepada masyarakat, petugas turut menginformasikan bahwa peternak dapat memanfaatkan berbagai layanan di bidang peternakan, seperti vaksinasi, pengobatan ternak, PKB, hingga inseminasi buatan (IB). Untuk mendapatkan layanan tersebut, peternak dapat menghubungi CallNak Center melalui nomor 0821 8768 8123,” ungkapnya.
Kegiatan vaksinasi ini diharapkan dapat mendukung program nasional pengendalian dan pemberantasan PMK serta meningkatkan kesejahteraan peternak di wilayah Kecamatan Bacukiki. (*)

