Parepare – Siswa SMK Negeri 2 Parapare, Muhammad Ikmar (maaf, sebelumnya ditulis Muhammad Ikram), yang hilang tenggelam di Pantai Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, pada Minggu (10/1/2026), sampai hari ini Senin (11/1/2026) belum juga ditemukan.

Petugas gabungan yang diterjunkan mencari korban, masih bergelut dengan ombak bahkan telah dikerahkan tim pencari korban menggunakan drone namun hasilnya masih tetap nihil.

Keluarga bocah berusia 17 tahun tersebut kini melibatkan paranormal guna mencari keberadaan korban.

Pantauan awak media, tampak dua wanita menurunkan sesajen ke laut berupa pisang, telur ayam, beberapa lembar daun sirih, dan juga ayam.

“Yang saya lihat, pisang dan daun ota (daun sirih) dibaca baca dulu, dibacakan mantra (do’a) lalu diturunkan ke laut. Yang begitu itu sudah biasa dilakukan di sini. Harapannya agar korban cepat ditemukan,” ucap Marni salah satu warga yang ditemui di lokasi, Minggu siang (11/1/2026).

Untuk diketahui, Muhammad Ikmar datang bersama teman temannya ke Pantai Lumpue guna berlibur atau berakhir pekan pada hari Sabtu 10 Januari 2026.

Mereka mandi mandi di pantai tersebut tiba tiba digulung ombak besar dan terseret masuk ke tengah.

Rekan Muhammad Ikmar berhasil diselamatkan, sementara dirinya tidak dapat diselamatkan dan kini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. ***