Luwu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja pendataan dan pemetaan armada nelayan di Desa Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu. 18/7/2026.

Program tersebut dilakukan sebagai upaya menyediakan basis data potensi desa pesisir sekaligus mendukung pengelolaan sektor kelautan dan perikanan agar lebih terarah.

Kegiatan pendataan dilaksanakan pada 18 Juli 2026 di wilayah pesisir Desa Cimpu, khususnya lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat nelayan. Mahasiswa turun langsung ke lapangan dengan mendatangi pemilik maupun pengguna armada nelayan.

Sejumlah informasi dikumpulkan, mulai dari nama pemilik kapal, lokasi atau dusun, nama kapal, jenis kapal, ukuran kapal, jenis mesin, hingga data pendukung lainnya yang berkaitan dengan armada nelayan.

Selain pendataan, mahasiswa juga melakukan pemetaan lokasi keberadaan armada. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai persebaran armada nelayan di wilayah Desa Cimpu.

Mahasiswa KKN menilai data mengenai jumlah dan kondisi armada nelayan merupakan informasi penting dalam menggambarkan potensi desa pesisir. Data yang tersusun secara sistematis diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi bagi pemerintah desa dalam menyusun perencanaan dan mengambil kebijakan.

Dalam pelaksanaannya, pendataan dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara langsung dengan nelayan, serta pencatatan dan pengolahan data.

Data yang berhasil dihimpun kemudian disusun menjadi basis data dan dikembangkan dalam bentuk Buku Profil Armada Nelayan Desa Cimpu sebagai salah satu luaran program kerja mahasiswa KKN.

Melalui kegiatan tersebut, Desa Cimpu diharapkan memiliki data awal mengenai armada nelayan yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa maupun masyarakat.

Pendataan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung pengelolaan potensi desa pesisir yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan. (*)