Beritasulsel.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai melalui Komisi I melakukan kunjungan konsultasi dan koordinasi ke Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Senin (16/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut hadir Wakil Ketua Komisi I DPRD Sinjai, Zainal A. Hasnur, bersama sejumlah anggota Komisi I, yakni Nsyah Haris, Andi Azjumawangsah, dan Muhammad Ridwan. Turut mendampingi rombongan, Kepala BPS Sinjai, Syamsuddin. Mereka diterima langsung oleh pimpinan BPS Provinsi Sulawesi Selatan.

Berbagai isu strategis menjadi topik pembahasan, di antaranya pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penetapan desil tingkat kesejahteraan masyarakat, serta dampak penonaktifan penerima program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Selain itu, diskusi juga membahas dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar secara nasional. Sensus tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menyediakan data ekonomi yang akurat dan komprehensif guna mendukung perumusan kebijakan pembangunan di daerah.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Sinjai, Zainal A. Hasnur, menegaskan pentingnya proses pemutakhiran data dan penentuan desil kesejahteraan dilakukan secara tepat, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, kualitas data yang baik akan berpengaruh langsung terhadap ketepatan sasaran berbagai program pemerintah.

“Dengan data yang akurat dan selalu diperbarui, penyaluran bantuan sosial maupun pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga berharap koordinasi antara DPRD dan BPS dapat terus diperkuat, sehingga pengambilan kebijakan di Kabupaten Sinjai semakin berbasis data dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)