Wajo, Sulsel – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Wajo bersama-sama dengan Lembaga Kajian Hukum Pemilu dan Demokrasi (LEM) Demokrasi, serta Dosen Pengampu Mata Kuliah Hukum Pemilu, memberikan kuliah umum di Kampus STIH Lamaddukelleng, Rabu 28 Oktober.

Hadir dua Komisioner KPU Kabupaten Wajo, yakni Muhammad Mursyidin (Divisi Teknis) dan Zainal Arifin (Divisi Sosialisasi). Sementara dari Bawaslu Kabupaten Wajo, Heriyanto, sebagai unsur pimpinan memberikan materi tentang Hukum Pemilu dan Demokrasi.

Kegiatan ini mendapat animo yang besar dari mahasiswa, terlebih karena pemaparan pemateri dari lembaga penyelenggara Pemilu (KPU Kabupaten Wajo) dan lembaga pengawas Pemilu (Bawaslu Kabupaten Wajo) mengurai tentang hukum pemilu dan demokrasi.

Bahkan, hasrat mahasiswa untuk bertanya harus dibatasi jumlah penanya, mengingat keterbatasan waktu.

“Kami masih mengagendakan kuliah umum yang tentunya waktunya akan didesain lebih lama mengingat tingginya animo mahasiswa terhadap tema hukum pemilu dan demokrasi ini,” ujar Mustari, S.H., M.H. Dosen Pengampu Mata Kuliah Hukum dan Demokrasi, yang didampingi moderator dari LEM Demokrasi, Patauntung, S.H.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Hukum Pemilu dan Demokrasi (LEM Demokrasi), Dr. Andi Bau Mallarangeng disesi terakhir kuliah umum ini, mengurai tentang integritas penyelenggara teknis dan pengawasan Pemilu.

“Jangan coba main-main soal integritas, karena sanksi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), jika terbukti bersalah itu akan berdampak pada seumur hidup tidak bisa lagi menjadi penyelenggara pemilu,” ujar Ketua Program Studi (Prodi) STIH Lamaddukelleng ini.

Sebagai mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Wajo, Andi Bau Mallarangeng, mendorong profesionalisme KPU Wajo dan Bawaslu Wajo untuk lebih ditingkatkan lagi. “Selama ini dari sisi penyelenggaraan Pemilu relatif berjalan baik dan sukses, dan itu harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi,” pungkas Doktor yang mengangkat disertasi tentang Hukum Pemilu pada program S3 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.(PRD)