Sering Terlihat lelah, Ternyata Siswi ini Hamil Dihamili Gurunya Sendiri

- Redaksi

Rabu, 16 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

Beritasulsel.com – Satreskrim Polres Padang Panjang berhasil menangkap seorang oknum guru honorer yang diduga telah mencabuli muridnya sendiri hingga hamil.

Korban yang berinisial DP (14) adalah seorang pelajar salah satu SMP Kota Padang Panjang, sedang terduga pelaku yang berhasil diamankan berisial ID (51)

Kapolres Padang Panjang, AKBP Sugeng Hariadi, Selasa (15/10/2019) kepada wartawan membenarkan penangkapan itu. Ia mengatakan bahwa ID diamankan setelah orang tua korban membuat laporan polisi pada tanggal 14 Oktober 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tersangka telah diamankan, diduga, kejadian tersebut dilakukan tersangka sejak tahun 2018 lalu karena usia kehamilan korban sudah mencapai 8 bulan,” ucap Sugeng Rabu (16/10).

Sebelumnya, lanjut Sugeng, orang tua korban sering melihat korban kelelahan. Karena curiga, orang tua korban lalu membeli alat tes kehamilan dan melakukan tes urine terhadap korban dan hasilnya korban positif hamil.

“Selanjutnya orang tua korban membawa anaknya ke bidan untuk memeriksakan kandungan anaknya dan berdasarkan pemeriksaan tersebut diketahui usia kehamilan korban telah mencapai 37-38 minggu,” jelas Sugeng dilansir dari covesia.com, Rabu (16/10)

Orang tua korban dan masyarakat lalu mendatangi ID yang sedang bermain musik di studio musik di daerah itu dan tersangka sempat dihajar massa sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Padang Panjang.

“ID diamankan massa di salah satu studio Music di Kelurahan Balai Balai Kecamatan Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang dalam kondisi babak belur dihajar massa,” sambungnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara tentang undang-undang perlindungan anak.

Berita Terkait

FGD Bersama Pakar Hukum di Makassar, Professor dan Doktor Bahas Konsep ‘Dominus Litis’ Untuk Jaksa Sebagai Referensi Akademik
Tim Jagawana di Back Up Tim Resmob Polres Bantaeng, Amankan 1 Ekskavator di Kawasan Hutan Produksi Bonto Lojong
Diduga Jadi Korban Penipuan Online, Dana Rp 240 Juta Milik RSUD Madising Pinrang Raib
Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa
4 Orang Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pantai Seruni, Diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng
Professor Topo Santoso: Penegakan Hukum dan Sistem Peradilan di Indonesia, Jaksa adalah Master Of The Case
Pria Paruh Baya di Selayar Aniaya Mantan Istri, KEJATI SULSEL Selesaikan Lewat Keadilan Restoratif
Junior Tersinggung Akibat Ditampar Senior saat Ikut Basic Training HMI, KAJATI SULSEL Selesaikan Perkara dengan Keadilan Restoratif

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 19:23

FGD Bersama Pakar Hukum di Makassar, Professor dan Doktor Bahas Konsep ‘Dominus Litis’ Untuk Jaksa Sebagai Referensi Akademik

Rabu, 26 Februari 2025 - 05:52

Tim Jagawana di Back Up Tim Resmob Polres Bantaeng, Amankan 1 Ekskavator di Kawasan Hutan Produksi Bonto Lojong

Minggu, 23 Februari 2025 - 20:17

Diduga Jadi Korban Penipuan Online, Dana Rp 240 Juta Milik RSUD Madising Pinrang Raib

Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:19

Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa

Sabtu, 22 Februari 2025 - 16:34

4 Orang Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pantai Seruni, Diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng

Berita Terbaru