Innalillah, Bocah 12 Tahun Tewas Usai Digorok Ayah Durjana

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku dan korban

Pelaku dan korban

Beritasulsel.com – Menang Sitepu alias Gondang (31) warga Dusun 5 Desa Namoriam, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, tikam leher anaknya hingga tewas, Jumat (27/09/2019) sekitar pukul 23.30 WIB.

Hal itu dilakukan Gondang lantaran malu, anaknya yang diketahui bernama Kristian Sitepu (12), kerap mencuri di ladang milik warga.

Bukan hanya Kristian yang menjadi sasaran emosi, istri Gondang bernama Natara Br Sembiring (42) juga mendapat luka pada bagian tangannya hingga mendapat perawatan medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, pelaku mengajak tidur anak dan istrinya. Beberapa jam kemudian istrinya terbangun dan melihat suaminya memegang pisau berlumur darah sedangkan anaknya yakni Kristian dalam keadaan bersimbah darah dengan bekas tikaman dileher.

“Aku terbangun, saat itu kulihat suamiku (pelaku) lagi pegang pisau yang penuh darah, ku tengok badan anakku si Kristian (korban) udah berceceran darah, dilehernya aku lihat ada luka…bang,” ucap Natara di Mapolsek Pancur Batu.

“Pas ku rebut pisau itu, disela ibu jariku terluka, aku langsung menjerit minta pertolongan warga, setelah warga dan para tetangga datang, suamiku langsung melarikan diri bang,” imbuhnya.

Kapolsek Pancur Batu, Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit reskrimnya Iptu Suhaily Hasibuan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan bahwa saat ini pelaku telah diamankan bersama barang bukti sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku menghabisi nyawa anaknya.

“Hasil interogasi, pelaku mengaku melakukan hal itu lantaran malu anaknya sering mencuri di ladang warga dan malas ke sekolah,” pungkas Suhaily Hasibuan.

Berita Terkait

FGD Bersama Pakar Hukum di Makassar, Professor dan Doktor Bahas Konsep ‘Dominus Litis’ Untuk Jaksa Sebagai Referensi Akademik
Tim Jagawana di Back Up Tim Resmob Polres Bantaeng, Amankan 1 Ekskavator di Kawasan Hutan Produksi Bonto Lojong
Diduga Jadi Korban Penipuan Online, Dana Rp 240 Juta Milik RSUD Madising Pinrang Raib
Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa
4 Orang Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pantai Seruni, Diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng
Professor Topo Santoso: Penegakan Hukum dan Sistem Peradilan di Indonesia, Jaksa adalah Master Of The Case
Pria Paruh Baya di Selayar Aniaya Mantan Istri, KEJATI SULSEL Selesaikan Lewat Keadilan Restoratif
Junior Tersinggung Akibat Ditampar Senior saat Ikut Basic Training HMI, KAJATI SULSEL Selesaikan Perkara dengan Keadilan Restoratif

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 19:23

FGD Bersama Pakar Hukum di Makassar, Professor dan Doktor Bahas Konsep ‘Dominus Litis’ Untuk Jaksa Sebagai Referensi Akademik

Rabu, 26 Februari 2025 - 05:52

Tim Jagawana di Back Up Tim Resmob Polres Bantaeng, Amankan 1 Ekskavator di Kawasan Hutan Produksi Bonto Lojong

Minggu, 23 Februari 2025 - 20:17

Diduga Jadi Korban Penipuan Online, Dana Rp 240 Juta Milik RSUD Madising Pinrang Raib

Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:19

Warga Kelurahan Onto Bantaeng Geger, Ada Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Sudah Tidak Bernyawa

Sabtu, 22 Februari 2025 - 16:34

4 Orang Pelaku Penganiayaan di Kawasan Pantai Seruni, Diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Bantaeng

Berita Terbaru