Beritasulsel.com – Ikatan Keluarga Alumni Teknik Mesin Universitas Hasanuddin (IKA TMUH) akan menggelar pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) periode 2026–2030 di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, Makassar, Minggu (25/10/2026).
Mengusung tema “Solidarity for Synergy & Collaboration”, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum pengukuhan kepengurusan baru, tetapi juga dirangkaikan dengan forum diskusi Mechanical Talk yang membahas peluang rekayasa teknologi dan bisnis alumni di sektor ketahanan pangan dan energi, serta penganugerahan Alumni Synergy Award.
Sekretaris Jenderal IKA TMUH, Dr. Ir. Taufik Nur, S.T., M.T., mengatakan pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan kontribusi alumni bagi almamater, dunia industri, dan masyarakat.
Menurutnya, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan alumni lintas generasi sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan dan kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata.
Salah satu agenda utama adalah Mechanical Talk dengan tema “Ketahanan Pangan dan Energi: Peluang Rekayasa Teknologi dan Bisnis Alumni Teknik Mesin”.
Forum tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I, serta Dr. Ir. Alimuddin Baso, Direktur Marketing Korporat PT Pertamina Patra Niaga.
Diskusi akan dimoderatori oleh Dr. Ir. Taufik Nur, yang merupakan praktisi dan akademisi di bidang rantai pasok dan logistik.
Melalui forum ini, kata Taufik, para alumni diharapkan dapat bertukar perspektif mengenai tantangan dan peluang pengembangan teknologi, penguatan ketahanan pangan, serta sektor energi. Diskusi tersebut juga menjadi ruang untuk menjajaki peluang bisnis dan kolaborasi profesional yang melibatkan kompetensi alumni Teknik Mesin Unhas.
“Selain Mechanical Talk, kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan penganugerahan Alumni Synergy Award sebagai bagian dari apresiasi terhadap semangat sinergi dan kontribusi alumni. Penganugerahan ini diharapkan dapat memperkuat budaya kolaborasi serta mendorong alumni untuk terus mengambil peran dalam pengembangan organisasi dan masyarakat,” ucap Taufik
Dalam kepengurusan periode 2026–2030, Ir. Jusman Sikki kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum IKA TMUH untuk periode kedua. Keberlanjutan kepemimpinan ini diharapkan dapat memperkuat program organisasi sekaligus menjaga kesinambungan sinergi antaralumni.
Adapun HM. Pulu Niode menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat, Abu Ashar sebagai Dewan Penasihat, Dr. Ir. Alimuddin Baso, S.T., M.B.A. sebagai Sekretaris Dewan Penasihat, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, sebagai Ketua Dewan Pembina, Prof. Dr. Ir. H. Zainal Abidin Sahabuddin, M.M., sebagai Dewan Pembina.
Pada jajaran pengurus harian, Husain Muslimin sebagai Ketua Harian, Dr. Ir. Taufik Nur, S.T., M.T., menjabat sebagai Sekretaris Jenderal dan Riksal Firmansyah sebagai Wakil Sekretaris Umum.
Muhammad Yusuf Ali sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Baso Murdin sebagai Ketua Bidang Hubungan Alumni dan Almamater, Mustasyar Perkasa sebagai Ketua Bidang Riset, Inovasi dan Penerapan Teknologi, Rafiuddin sebagai Ketua Bidang Olahraga dan Minat Bakat, Risal Mursal sebagai Ketua Bidang Humas dan Media, Arni Sabir sebagai Bendahara Umum, dan Isnawaty Sir Idar sebagai Wakil Bendahara Umum.
Taufik Nur berharap kepengurusan baru mampu memperkuat komunikasi antaralumni, memperluas jejaring profesional, serta menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan anggota dan perkembangan dunia industri.
Tema “Solidarity for Synergy & Collaboration” menjadi landasan bagi IKA TMUH untuk menjadikan solidaritas sebagai kekuatan dalam membangun sinergi dan kolaborasi yang lebih luas.
Semangat tersebut diharapkan tidak hanya terwujud dalam kegiatan organisasi, tetapi juga melalui kerja sama di bidang pendidikan, riset, inovasi teknologi, industri, dan pengembangan bisnis.
Melalui pelantikan, Mechanical Talk, serta penganugerahan Alumni Synergy Award, IKA TMUH berupaya memperkuat peran organisasi sebagai wadah silaturahmi, pengembangan kompetensi, pertukaran gagasan, dan kolaborasi lintas generasi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para alumni untuk mempererat hubungan dengan almamater serta berkontribusi dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemajuan industri di Indonesia. (*)


