Beritasulsel.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Parepare mengecam keras pelaksanaan event Adira Expo yang digelar di Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare, diduga tanpa izin dari aparat kepolisian, Rabu (13/5/2026).
HMI menilai hal itu dapat mencederai tata kelola daerah yang selama ini dikenal aktif sebagai kota penyelenggara berbagai kegiatan publik.
Ketua Bidang KPP (Kewirausahaan Pengembangan Profesi) HMI Parepare, Saldi, mengatakan bahwa Parepare saat ini telah berkembang menjadi kota event yang dinamis dengan beragam kegiatan seni, budaya, hiburan, olahraga hingga kreativitas anak muda.
Perkembangan tersebut, kata dia, seharusnya dibarengi dengan penyelenggaraan kegiatan yang tertib administrasi dan mematuhi regulasi yang berlaku.
“Kota Parepare bukan sekadar kota persinggahan di pesisir Sulawesi Selatan, tetapi telah tumbuh menjadi kota event yang hidup dan penuh warna. Karena itu, setiap kegiatan harus dilaksanakan secara profesional dan menghormati aturan,” ungkap Saldi.
Ia menilai pelaksanaan kegiatan tanpa legalitas yang jelas bukan hanya menjadi persoalan administratif, tetapi juga berpotensi mempengaruhi citra Kota Parepare sebagai daerah yang aman, tertata, dan berintegritas.
Saldi menyinggung pentingnya kepatuhan terhadap mekanisme perizinan sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Parepare Nomor 31 Tahun 2025.
Saldi bilang, pelanggaran administrasi dalam pelaksanaan event, termasuk kegiatan ADIRA Expo di Parepare, perlu menjadi perhatian bersama.
Menurut Saldi, aspek administrasi merupakan hal fundamental dalam pelaksanaan suatu kegiatan publik. Karena itu, ia mempertanyakan sejauh mana pengawasan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan event di Kota Parepare.
“Apakah administrasi dalam suatu kegiatan event bukan menjadi perhatian, terkhusus bagi Pemerintah Kota Parepare?” katanya.
HMI juga menilai kondisi tersebut menunjukkan masih adanya pengabaian terhadap tata kelola kegiatan yang seharusnya dijalankan secara tertib dan bertanggung jawab.
Organisasi itu berharap seluruh penyelenggara event maupun pihak terkait dapat lebih memperhatikan aspek legalitas dan perizinan demi menjaga ketertiban serta nama baik Kota Parepare sebagai kota event di Sulawesi Selatan.
Kasat Intelkam Polres Parepare, AKP Burhanuddin membenarkan bahwa event Adira Expo yang berlangsung hari ini tidak memiliki izin resmi untuk pelaksanaan hiburan maupun aktivitas panggung.
“Makanya kami sudah memberitahukan kepada pihak pelaksana agar tidak ada kegiatan yang berlangsung di panggung. Meskipun ada hiburan dari band, itu kami larang karena belum memiliki izin,” tegas Burhanuddin yang dikonfirmasi Rabu (13/5/2026).
Berbeda dengan kegiatan atau event yang digelar sebelumnya yakni UMKM Expo Hardiknas 2026. Kegiatan tersebut, kata Burhanuddin, mendapat izin atau nengantongi izin resmi dari kepolisian.
“Untuk event UMKM Expo Hardiknas 2026 yang penutupannya menghadirkan Adista Band itu berizin, ada izinnya,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pelaksana event “Adira Expo” belum berhasil dikonfirmasi terkait hal tersebut. (*)

