Dosen Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) kembali melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Terpadu di SMKN 3 Kabupaten Jeneponto. (01 Oktober 2025).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi tridharma perguruan tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

PKM terpadu ini mengusung empat topik utama, yaitu Penyusunan Mikro Modul Berbasis Project Based Learning (PBL), Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam mendukung kompetensi dan kualitas mengajar guru, serta Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Muhammad Azis, M.Si., didampingi oleh tim dosen Program Studi Pendidikan Akuntansi FEB UNM.

Turut hadir pula guru-guru SMKN 3 Jeneponto yang sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan selama sehari penuh.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Muhammad Azis, M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya kolaboratif antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memperkuat praktik pembelajaran inovatif berbasis riset.

“Guru harus mampu beradaptasi dengan dinamika pendidikan abad ke-21, di mana pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori tetapi juga praktik dan refleksi. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu guru mengembangkan kemampuan merancang modul pembelajaran, melaksanakan penelitian tindakan kelas, serta menulis karya ilmiah yang berdaya guna,” ungkap Prof. Azis.

Lebih lanjut, Prof. Azis menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi guru dalam menyusun karya ilmiah dan melakukan inovasi pembelajaran.

“Prodi Pendidikan Akuntansi FEB UNM selalu terbuka terhadap bentuk kerja sama untuk meningkatkan kompetensi guru, terutama dalam mengembangkan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan dunia kerja,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Jeneponto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kegiatan tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami dalam memperkaya wawasan dan meningkatkan kualitas guru. Kami berharap ke depan kerja sama dengan UNM bisa terus berlanjut agar guru-guru kami mampu berinovasi dan berdaya saing,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Pelatihan Penyusunan Mikro Modul Berbasis Project Based Learning, yang dipandu oleh M. Ridwan Tikollah, S.Pd., M.SA dan tim.

Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada guru tentang bagaimana merancang modul pembelajaran yang mendorong siswa aktif berpikir kritis melalui proyek nyata.

Selanjutnya, sesi Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dibawakan oleh Dra. Sitti Hajerah Hasyim, M.Si yang menekankan pentingnya model pembelajaran berbasis masalah untuk melatih kemampuan analisis dan pemecahan masalah siswa.

“Model pembelajaran berbasis masalah sejalan dengan tujuan pendidikan vokasi di SMK, yakni menghasilkan lulusan yang adaptif, kreatif, dan siap kerja,” jelasnya.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang disampaikan oleh Prof. Dr. Muhammad Azis, M.Si dan tim.
Dalam sesi ini, peserta dilatih untuk mengidentifikasi permasalahan di kelas, merancang tindakan perbaikan, dan merefleksikan hasilnya untuk peningkatan mutu pembelajaran.

Sebagai penutup, Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru dibimbing oleh Fajriani Azis, S.Pd., S.E., M.Si., yang memberikan panduan praktis bagi guru dalam menulis artikel ilmiah, laporan PTK, hingga publikasi di jurnal pendidikan.

“Kemampuan menulis karya ilmiah menjadi bagian penting dari profesionalisme guru. Melalui publikasi, guru dapat berbagi praktik baik dan berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan,” paparnya.

Kegiatan PKM Terpadu Prodi Pendidikan Akuntansi FEB UNM di Jeneponto ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan sekolah, sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah.

*(Sahade, S.Pd., MPd).