Beritasulsel.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Komisaris Utama PT Bank Sulselbar, Jufri Rahman, menghadiri Sharing Session Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPDSI) Wilayah Timur di Kantor PT Bank Sulselbar, Jalan Dr. Ratulangi, Makassar, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan rapat perdana pengurus Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPDSI) Wilayah Timur sebagai wadah memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarsesama Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Turut hadir Koordinator FKDK BPDSI Wilayah Timur, Victor Abraham Abaidata, Direktur Utama Bank Sulselbar Yulis Suandi, serta para komisaris dari sembilan Bank Pembangunan Daerah di wilayah timur Indonesia.
Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman, praktik baik, serta penguatan tata kelola dan pengawasan BPD di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang. Melalui pertemuan tersebut, para komisaris juga diharapkan dapat merumuskan berbagai rekomendasi strategis guna memperkuat daya saing BPD di tingkat nasional.
Jufri Rahman berharap forum tersebut dapat menjadi wadah yang semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi antardewan komisaris dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor perbankan.
“Kita mengapresiasi Sharing Session Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia ini, wadah yang efektif untuk saling bertukar informasi untuk meningkatkan kompetensi,” ungkapnya.
Dalam pertemuan itu, Jufri berharap lahir berbagai rekomendasi yang dapat disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai masukan dalam memperkuat peran dan daya saing Bank Pembangunan Daerah.
“Dalam pertemuan ini, kita harap hadirnya rekomendasi-rekomendasi untuk disampaikan ke tingkat pusat agar nantinya menghasilkan output dalam menjadikan BPD yang champion,” harapnya.
Selain itu, Jufri menekankan pentingnya komitmen seluruh BPD untuk terus memperkuat transformasi digital dan membangun sinergi dalam menghadapi perkembangan industri perbankan.
“Kita harap pertemuan ini bisa memberikan manfaat untuk Bank Pembangunan Daerah, dan untuk bangsa Indonesia secara umum,” pungkasnya. (*)


